Sumbawanews.com,- Pada Minggu, 9 Agustus 2026, Raul Fernandez merebut kemenangan spektakuler di MotoGP Inggris 2026 di Sirkuit Silverstone, mengalahkan Jorge Martin setelah memimpin sejak tikungan pertama. Pembalap Trackhouse Aprilia Racing itu langsung mengambil alih posisi terdepan di awal balapan, meski Martin memulai dari pole position, dan mempertahankan keunggulannya hingga garis finis dengan selisih 2,54 detik. Kemenangan ini menjadi yang kedua bagi Fernandez di kelas MotoGP, sekaligus jawaban sempurna atas kegagalan finisnya pada balapan sprint sehari sebelumnya akibat kecelakaan.
Fernandez tampil dominan sepanjang balapan, membangun jarak hingga lebih dari empat detik di tengah balapan sebelum menutupnya dengan konsistensi luar biasa. Di belakangnya, Martin harus berjuang keras setelah mengalami masalah teknis pada perangkat pengatur ketinggian motornya di tikungan pertama, yang membuatnya kehilangan beberapa posisi. Ia berhasil melewati Marco Bezzecchi pada lap kesembilan untuk merebut kembali posisi kedua, tetapi jarak dengan Fernandez terlalu jauh untuk dikejar. Meski gagal menang, hasil ini memperbesar keunggulan Martin di puncak klasemen menjadi 31 poin.
Bezzecchi mengamankan podium ketiga setelah bertahan ketat melawan Alex Marquez dari Gresini Racing, yang sempat mendekat di lap-lap akhir namun gagal karena kesalahan sendiri. Ini menjadi podium kedua Bezzecchi di akhir pekan MotoGP Inggris 2026 dan momen penting baginya, mengingat ia belum menang di balapan utama sejak kemenangan di MotoGP Italia pada akhir Mei. Alex Marquez finis keempat, diikuti Pedro Acosta dari KTM di posisi kelima, dan Fabio Di Giannantonio dari VR46 Racing di keenam.
Marc Marquez, juara dunia bertahan dari Ducati Lenovo, kembali gagal tampil maksimal. Meski sempat naik ke posisi keempat setelah start dari keenam, ia akhirnya hanya mampu finis ketujuh, membuatnya turun ke peringkat empat dalam klasemen. Ai Ogura, yang sebelumnya konsisten finis, mengalami kegagalan start pertama sepanjang musim, sehingga kini tertinggal 37 poin dari Martin dalam perburuan gelar juara dunia.
Dengan kemenangan ini, Fernandez bangkit dari kegagalan dan menegaskan kembali potensinya sebagai penantang serius, sementara Martin tetap kokoh di puncak klasemen meski melewati balapan penuh tantangan di Silverstone.















