Sumbawanews.com,- Bek tengah Real Madrid, Raul Asencio, terlibat insiden serius pada 16 Agustus 2026 di Gran Canaria, ketika ia ditangkap polisi karena mengemudi dalam keadaan mabuk. Hasil pemeriksaan menunjukkan kadar alkohol dalam darahnya mencapai 0,90% dan 0,88 mg/l, jauh di atas batas legal. Ia langsung dikenai denda sebesar 14.400 euro (sekitar Rp295 juta) dan dilarang mengemudi selama delapan bulan. Klub Real Madrid, yang sedang memantau pemulihan cedera otot paha kanannya, menyatakan kekecewaan mendalam dan siap memberikan sanksi disipliner serta finansial sesuai aturan internal.
Asencio, yang baru berusia 23 tahun, tengah menjalani masa rehabilitasi setelah cedera serius pada paha kanan. Insiden ini bukan hanya merusak citra pribadinya, tetapi juga memperumit rencana tim untuk kembali mengintegrasikannya ke dalam skuad utama. Kondisinya yang masih dalam pemulihan membuat kelakuan tersebut semakin memperburuk situasi, terutama mengingat ekspektasi tinggi yang diletakkan klub terhadap para pemainnya, baik di dalam maupun di luar lapangan.
Real Madrid belum mengumumkan bentuk sanksi resmi, tetapi sumber internal mengonfirmasi bahwa tim akan segera memproses hukuman internal sesuai kode etik klub. Insiden ini menjadi sorotan tajam di tengah persiapan tim menjelang laga-laga penting di Liga Champions dan La Liga, di mana disiplin dan citra bersih menjadi prioritas utama. Pihak klub berkomitmen untuk menegakkan standar tinggi, bahkan jika berarti mengambil tindakan tegas terhadap pemain muda yang sedang berjuang pulih dari cedera.















