Sumbawanews.com,- Ragnar Oratmangoen baru saja bergabung dalam pemusatan latihan (TC) Timnas Indonesia di Bali pada 16–25 Juli 2026, dan langsung menerima permintaan khusus dari pelatih kepala John Herdman untuk menyesuaikan diri secara bertahap dengan intensitas latihan tim. Pemain berposisi penyerang itu terlambat bergabung karena masih menyelesaikan urusan pribadi di Eropa, sehingga kondisi fisiknya belum sepenuhnya siap mengikuti ritme ketat Skuad Garuda. Herdman memahami situasi ini dan menekankan bahwa penyesuaian harus dilakukan secara perlahan demi kepentingan jangka panjang pemain maupun tim. TC ini merupakan bagian dari persiapan Timnas Indonesia menjelang Piala AFF 2026.
Herdman, yang dikenal tegas namun pragmatis dalam pendekatannya, menegaskan bahwa sebagai profesional, Ragnar memiliki komitmen tinggi untuk beradaptasi. Meski tidak langsung menjadi pilihan utama di sesi latihan pertama, pemain yang sebelumnya berkarier di liga Eropa itu diminta fokus pada pemulihan kebugaran dan pemahaman taktik tim. Permintaan khusus tersebut bukanlah hukuman, melainkan strategi agar Ragnar tidak terlalu dipaksakan mengikuti beban latihan yang belum mampu ia tanggung secara optimal.
Dalam sesi wawancara, Herdman menyebut bahwa kehadiran Ragnar penting untuk memperdalam lini serang Timnas Indonesia, terutama mengingat kebutuhan akan variasi permainan di turnamen mendatang. Ia menekankan bahwa proses adaptasi bukan hanya soal fisik, tapi juga mental dan kimiawi dalam tim. Dengan demikian, kehadiran Ragnar di TC ini dianggap sebagai langkah strategis, bukan sekadar formalitas.
Sementara itu, tim medis dan staf pelatih terus memantau perkembangan fisik Ragnar setiap hari, dengan rencana peningkatan beban latihan yang disesuaikan dengan progres harian. Timnas Indonesia sendiri tengah membangun konsistensi tim menjelang laga pembuka Piala AFF 2026, dan kehadiran pemain baru seperti Ragnar diharapkan bisa menjadi penguat, bukan beban.















