Sumbawanews.com,- Iran meluncurkan 20 rudal balistik menuju pangkalan militer Amerika Serikat di Yordania dan menargetkan dua kapal perusak AS di Selat Hormuz, sebagai respons atas serangan sebelumnya terhadap kapal tanker Iran. Militer Yordania mengonfirmasi berhasil mencegat 18 rudal, sementara dua lainnya dikatakan menghantam wilayah terbuka di sekitar Pangkalan Udara Muwaffaq Salti tanpa menimbulkan korban jiwa atau kerusakan infrastruktur. Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran mengklaim serangan itu sebagai pembalasan “jauh lebih keras” terhadap tindakan AS yang mengganggu kapal-kapal Iran, termasuk penyerangan terhadap tiga kapal tanker di Pulau Kharg dan Teluk Oman. IRGC juga menyatakan rudal-rudal itu mengenai kapal perusak USS DDG-119 dan DDG-53, yang dilengkapi sistem pertahanan Aegis. Sementara itu, Angkatan Laut Iran memperingatkan bahwa kapal tanker yang bersandar di pelabuhan Kuwait dan Bahrain akan menjadi sasaran serangan balasan, dan mendesak awak kapal untuk segera mengevakuasi diri.















