Home Berita Olah Raga PSIM Yogyakarta Uji Coba Taktik, Van Gastel Soroti Peluang Emas yang Terlewat

PSIM Yogyakarta Uji Coba Taktik, Van Gastel Soroti Peluang Emas yang Terlewat

Sumbawanews.com,- PSIM Yogyakarta menjalani laga uji coba melawan Bali United di Stadion Mandala Krida, Yogyakarta, pada Sabtu, 22 Agustus 2026 pagi WIB. Pertandingan berlangsung dalam format tiga babak—dua babak 45 menit dan satu babak tambahan 30 menit—dengan komposisi pemain berbeda di setiap sesi untuk mengevaluasi kesiapan seluruh anggota skuad menjelang Super League 2026-2027. Pelatih Jean-Paul van Gastel mengapresiasi performa timnya, terutama dalam hal organisasi pertahanan dan alur permainan, namun menyoroti kegagalan memanfaatkan sejumlah peluang emas di babak akhir.

Van Gastel, mantan asisten Giovanni van Bronckhorst, mengakui bahwa timnya menunjukkan perkembangan signifikan meski menghadapi tantangan fisik di akhir 90 menit pertama. Ia menilai kendala tersebut wajar mengingat Bali United telah memulai persiapan dua minggu lebih awal. “Kami bermain dengan baik. Tapi di akhir babak pertama, kami mulai kehilangan sedikit kekuatan,” ujarnya dikutip dari laman resmi i.League, Senin (24/8/2026). Ia menekankan bahwa skema permainan yang dijalankan sesuai rencana, dan pertahanan tim terbukti solid.

Namun, fokus utama evaluasi pelatih asal Belanda itu justru tertuju pada ketidakmampuan tim mencetak gol dari peluang yang jelas. “Kami berhadapan satu lawan satu dengan penjaga gawang dua atau tiga kali di babak tambahan. Peluang-peluang itu seharusnya berbuah gol,” tegasnya. Van Gastel menilai, meski PSIM mendominasi ruang serang dan menciptakan banyak peluang di akhir laga, eksekusi akhir masih menjadi pekerjaan rumah yang harus segera diperbaiki.

Laga ini menjadi bagian dari intensitas persiapan PSIM menjelang kompetisi resmi, sekaligus momen penting untuk melihat kedalaman skuad. Dengan kehadiran Adrian Dalmau, mantan penyerang Real Madrid, yang telah resmi bergabung, tekanan untuk meningkatkan efektivitas serangan semakin besar. Sementara itu, manajemen klub terus mempercepat penyesuaian stadion Sultan Agung demi memenuhi regulasi, menunjukkan keseriusan dalam membangun infrastruktur yang mendukung ambisi di kancah nasional.

Previous articleGaruda Pertiwi Tumbang 0-1 dari Thailand di Final Srikandi Merdeka Cup
Next articleAlex Lanier Toreh Sejarah, Prancis Raih Emas Pertama di Dunia Bulutangkis