Home Berita Olah Raga PSIM Imbang 1-1 Lawan Persita, Van Gastel: Hasil Adil di Pembukaan Super...

PSIM Imbang 1-1 Lawan Persita, Van Gastel: Hasil Adil di Pembukaan Super League 2026/2027

Sumbawanews.com,- PSIM Yogyakarta memulai musim Super League 2026/2027 dengan hasil imbang 1-1 melawan Persita Tangerang di Stadion Sultan Agung, Bantul, pada Sabtu, 5 September 2026. Tuan rumah tertinggal setelah Luquinhas membawa Persita unggul di awal babak kedua, namun Adrian Purzycki menyamakan kedudukan pada menit ke-84 lewat rebound di depan gawang. Pelatih PSIM Jean-Paul van Gastel menilai hasil itu adil meski timnya tidak tampil maksimal, terutama karena kualitas passing yang masih jauh dari harapan.

Van Gastel mengakui permainan PSIM di babak pertama kurang mengalir, dengan distribusi bola yang sering gagal membangun serangan efektif. Meski memiliki sejumlah peluang melalui Ze Valente, Pulga Vidal, dan Riyatno Abiyoso, tembakan mereka kerap melebar atau tidak tepat sasaran. Persita, dengan kecepatan lini depan yang diisi Hokky Caraka, Luquinhas, dan Alexandre Ramalingom, justru lebih berbahaya dalam menciptakan peluang, hingga akhirnya mencetak gol lewat Luquinhas setelah jeda.

Perubahan strategis terjadi saat Van Gastel memasukkan Raka Cahyana, Alwi Fadilah, dan Nermin Haljeta di babak kedua. Ketiga pemain pengganti itu langsung memberikan energi baru, meningkatkan intensitas permainan, dan memaksa Persita bertahan lebih dalam. Tekanan berkelanjutan PSIM membuahkan hasil pada menit ke-84, ketika Purzycki memanfaatkan bola rebound setelah serangan beruntun. Gol itu menyelamatkan satu poin bagi Laskar Mataram di laga pembuka yang bertepatan dengan ulang tahun klub ke-97.

Meski tidak memperoleh kemenangan, Van Gastel menilai semangat tim setelah tertinggal sebagai indikator positif. Ia menekankan bahwa passing—yang seharusnya menjadi kekuatan utama PSIM—masih menjadi pekerjaan rumah terbesar. Tim akan segera menghadapi ujian lebih berat pada pekan kedua, ketika bertandang ke Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, melawan Persebaya pada Minggu, 13 September 2026 pukul 19.00 WIB. Evaluasi terhadap konsistensi permainan dan akurasi umpan menjadi fokus utama jelang laga berikutnya.

Previous articleIndonesia, Malaysia, dan Thailand Pastikan Tiket ke Piala Asia U-20 2027
Next articleGabriel Sepak Kepala Martinez, Wasit dan VAR Bebaskan dari Hukuman