Sumbawanews.com,- Federasi Sepak Bola Prancis (FFF) berencana mengakhiri masa kepelatihan Didier Deschamps setelah timnas Prancis tersingkir di semifinal Piala Dunia 2026. Pertandingan melawan Spanyol di AT&T Stadium, Arlington, pada Rabu (15/7/2026) dini hari WIB berakhir dengan kekalahan 0-2, menutup petualangan Les Bleus di turnamen tersebut. Dengan kontrak Deschamps yang habis pada akhir Juli 2026, dan setelah 14 tahun memimpin tim, keputusan untuk tidak memperpanjang masa tugasnya dianggap hampir pasti. Jurnalis terkemuka Fabrizio Romano menyatakan bahwa pergantian pelatih sudah disepakati, meski belum diumumkan resmi. Nama Zinedine Zidane, legenda hidup sepak bola Prancis, dikonfirmasi sebagai calon pengganti utama, dengan kesepakatan verbal antara FFF dan Zidane telah beredar sejak Maret 2026.
Laga melawan Spanyol menjadi penutup tragis bagi era Deschamps. Prancis tak mampu mengeksploitasi peluang, sementara Spanyol unggul lewat penalti Mikel Oyarzabal di menit ke-22 dan gol Pedro Porro dari assist Dani Olmo di menit ke-58. Tim asuhan Deschamps tak pernah mengancam gawang Spanyol sepanjang pertandingan. Meski masih memiliki satu laga tersisa untuk perebutan tempat ketiga, laga itu diprediksi akan menjadi penampilan terakhir Deschamps di bench timnas Prancis.
Zidane, yang terakhir menangani Real Madrid pada 2021, dianggap sebagai sosok ideal untuk membangkitkan kembali kejayaan Prancis. Selama periode pertamanya di Santiago Bernabéu (2016–2018), ia memenangkan tiga gelar Liga Champions berturut-turut, serta satu gelar La Liga pada musim 2019–2020 setelah kembali melatih Madrid pada 2019. Kembalinya Zidane ke timnas Prancis menjadi langkah strategis FFF untuk menggabungkan otoritas legenda dengan kebutuhan peremajaan tim pasca-Piala Dunia 2026.















