Sumbawanews.com,- Timnas Prancis menang spektakuler 4-1 atas Belgia dalam laga Nations League, Selasa (6/10/2026) dini hari WIB, di Stadion Kandangnya. Setelah tertinggal 0-1 sejak menit ke-35, Les Bleus bangkit dengan rentetan gol di 14 menit terakhir, membalikkan keadaan dan mengamankan kemenangan kandang pertama pelatih Zinedine Zidane sejak menangani tim nasional.
Dodi Lukebakio membawa Belgia unggul setelah memanfaatkan umpan panjang Romeo Lavia dan menaklukkan kiper debutan Guillaume Restes pada menit ke-35. Namun, keunggulan tamu bertahan hanya sampai menit ke-77, ketika Desire Doue menyamakan kedudukan lewat tembakan rendah ke sudut kanan bawah gawang. Empat menit berselang, Rayan Cherki membalikkan skor setelah tembakannya memantul dari kaki Maarten Vandevoordt sebelum masuk ke gawang. Michael Olise kemudian menjadi pahlawan dengan dua gol dalam tiga menit—menit ke-82 dan ke-85—untuk menutup kemenangan 4-1 bagi Prancis.
Zidane menyebut pertandingan ini sebagai gambaran nyata sepak bola tingkat tinggi. “Ini sepak bola, ini yang kami cintai. Kami menghadapi kesulitan di babak pertama, tapi itu bagian dari pertandingan. Kami mampu memperbaikinya dan tampil luar biasa di babak kedua,” ujarnya. Ia menekankan bahwa kemenangan ini bukan hanya hasil kerja pemain pengganti, melainkan buah dari performa kolektif seluruh tim selama dua pekan terakhir.
Olise, yang menjadi sosok penentu di akhir laga, memberi kredit kepada Zidane atas kejelasan taktik dan eksekusi di lapangan. “Ini usaha kolektif. Dia membawa ide-idenya, kami mengikutinya, dan kami telah melakukannya dengan baik selama empat pertandingan terakhir. Kami akan terus seperti ini,” katanya.
Kemenangan ini memperkuat posisi Prancis di puncak Grup A1 Nations League dengan tiga poin lebih unggul dari Italia, yang menang 3-1 atas Turki. Belgia berada di peringkat tiga dengan selisih empat poin dari Prancis, sementara Turki masih tanpa poin. Meski belum mengamankan tiket perempat final, Prancis berada di posisi sangat menguntungkan menjelang dua laga sisa fase grup pada November mendatang, ketika mereka akan menghadapi Italia dan Turki. Dua tim teratas di setiap grup berhak melaju ke perempat final tahun depan.















