Sumbawanews.com,- Presiden Prabowo Subianto menanggapi laporan darurat kebakaran hutan dan lahan di Sumatra Selatan dengan menambah dua helikopter water bombing, serta menyetujui permintaan 20 ekskavator untuk membangun kanal penyekat dan sumber air. Kunjungan kerja ke Palembang pada Senin, 24 Agustus 2026, dilakukan setelah Presiden memimpin rapat koordinasi di Posko Utama Satgas Karhutla, di mana ia menerima laporan bahwa titik panas mencapai 12.956 lokasi dan luas lahan terbakar sudah mencapai 1.926 hektare. Kepala Pelaksana BPBD Sumatra Selatan, M. Iqbal, menyatakan kesulitan utama adalah jarak titik api yang sulit dijangkau darat, sehingga kebutuhan helikopter pemadam menjadi prioritas. Prabowo langsung memerintahkan TNI AU untuk segera mengirimkan tambahan satu helikopter, sementara satu lagi akan dikerahkan dari sumber lain, dengan tetap mempertimbangkan kebutuhan daerah lain. Ia juga menekankan pentingnya pembuatan kanal dan peningkatan pasokan air, mengingat embung-embung mulai mengering akibat musim kemarau yang memperparah penyebaran api.















