Sumbawanews.com,- Presiden Prabowo Subianto menyatakan kesiapannya melakukan kunjungan ke Korea Utara atas permintaan Presiden Korea Selatan, Lee Jae-myung. Permintaan itu disampaikan saat Prabowo berkunjung ke Seoul pada 1 April 2026, di mana Lee meminta Indonesia bertindak sebagai perantara dialog dengan Pemimpin Tertinggi Korea Utara, Kim Jong-un. Prabowo menjawab dengan sikap terbuka, menyatakan bahwa ia akan berangkat dengan hormat dan rela jika diminta. Ia menekankan bahwa kebijakan luar negeri Indonesia yang netral dan nonblok membuat negara ini diterima sebagai mediator di berbagai konflik internasional. Prabowo menegaskan, Indonesia tidak memiliki kepentingan untuk mencampuri urusan dalam negeri negara lain, tetapi siap menjaga hubungan baik dengan semua kekuatan global, mulai dari Amerika Serikat, Tiongkok, Rusia, hingga Australia dan Papua Nugini.















