Sumbawanews.com,- Pertandingan sengit antara Persija Jakarta dan Persib Bandung akan memulai pekan kedua Super League 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, pada Sabtu, 12 September 2026, pukul 15.30 WIB. Laga legendaris antara dua klub perserikatan ini kembali digelar di SUGBK setelah tujuh tahun absen, dan menjadi salah satu momen paling dinanti di awal musim. Kedua tim datang dengan catatan kemenangan di pekan pertama—Persija menang tandang atas Borneo FC di Samarinda, sementara Persib mengalahkan PSM di Bandung. Namun, laga ini berlangsung dalam kondisi unik: suporter Persib dilarang hadir sebagai penonton tandang, sehingga Jakmania akan mendominasi penuh tribun SUGBK sebagai satu-satunya suporter di stadion.
Dengan dukungan penuh dari para torabaya, pemain Persija berharap semangat suporter bisa menjadi kekuatan tambahan. “Cukup bantu kami dengan cara apa pun yang mereka bisa. Mereka bisa bernyanyi untuk kami, bersorak untuk kami, menjadi pemain ke-12 kami, dan semoga kami bisa merayakannya bersama setelah pertandingan,” ujar Kerim Memija, dikutip dari situs resmi iLeague. Di sisi lain, tim Persib tetap fokus meski tanpa suporter di tribun. “Ya, benar. Ini sangat penting seperti yang saya katakan sebelumnya, tapi kami akan mencoba untuk melakukan yang terbaik untuk bisa memenangkan pertandingan ini,” kata Mariano Peralta, seperti dilansir situs resmi Persib.
Laga ini disiarkan langsung oleh Indosiar, sementara penonton yang ingin menonton secara daring dapat mengakses live streaming melalui Vidio.com. Ini adalah pertandingan pertama sejak pelonggaran larangan suporter tandang di Super League musim ini—namun Persib tetap menjadi pengecualian. Kali terakhir kedua tim bertemu di SUGBK, pada 2019, hasilnya berakhir imbang 1-1. Kini, semua mata tertuju pada bagaimana dinamika baru ini akan memengaruhi jalannya pertandingan, baik dari sisi taktik maupun atmosfer di dalam stadion.















