Sumbawanews.com,- Persija Jakarta bersiap menghadapi Persib Bandung di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Sabtu (12/9/2026), dengan kondisi fisik pemain yang masih lesu akibat perjalanan panjang setelah laga perdana melawan Borneo FC Samarinda. Pelatih Shin Tae-yong mengakui seluruh skuad, termasuk dirinya, mengalami kelelahan ekstrem setelah rangkaian perjalanan rumit dari Jakarta-Samarinda-Balikpapan-Yogyakarta-Jakarta, yang dipaksakan akibat penutupan sementara Bandara Soekarno-Hatta karena abu vulkanis Gunung Anak Krakatau. Waktu pemulihan yang terbatas membuat persiapan menghadapi lawan berat seperti Persib menjadi sangat sulit.
Shin Tae-yong mengaku belum bisa melakukan analisis mendalam terhadap taktik Persib yang kini dilatih Igor Tolic, karena hanya sempat menyaksikan sebagian pertandingan mereka saat beristirahat di bandara dalam perjalanan pulang. Ia menegaskan, meski Persija belum pernah menang atas Persib dalam enam pertemuan terakhir di liga—dengan catatan empat kekalahan dan dua seri—serta kalah di semifinal Piala Presiden 2026, situasi kini berbeda. Tim Macan Kemayoran kini memiliki sekitar 80 persen kekuatan inti yang tersedia, meski masih ada sejumlah pemain yang cedera. “Waktu itu skuad kami belum sampai 40-50 persen. Sekarang, performa pasti jauh lebih baik,” ujar Shin.
Kiper Persija, Nadeo Argawinata, memberi peringatan keras kepada rekan-rekannya agar tidak cepat puas setelah kemenangan 1-0 atas Borneo FC. Ia menekankan bahwa lawan kali ini jauh lebih berbahaya, dan hasil laga perdana tidak bisa dijadikan acuan. Duel ini bukan hanya soal fisik, tapi juga psikologis—mengingat sejarah buruk Persija melawan Persib di kancah liga. Dengan segala tantangan, Shin Tae-yong berharap timnya bisa bangkit dan memutus kutukan tersebut di hadapan puluhan ribu suporter di GBK.















