Sumbawanews.com,- Persib Bandung akan menghadapi Manila Digger FC dalam laga playoff AFC Champions League Two 2026/2027 pada Senin, 31 Agustus, di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, bukan di Stadion Gelora Bandung Lautan Api. Keputusan ini diambil manajemen demi menjaga kondisi rumput GBLA yang masih dalam proses pemulihan, sebagai bagian dari persiapan jangka panjang menyambut musim Super Liga 2026/2027.
Laga krusial ini juga akan berlangsung tanpa kehadiran penonton, menyusul sanksi disipliner dari AFC yang tetap berlaku setelah banding Persib ditolak pada 13 Agustus. Sanksi tersebut merupakan akibat dari insiden yang terjadi saat laga Persib melawan Ratchaburi FC di GBLA pada musim lalu, yang mengakibatkan hukuman dua pertandingan kandang tanpa suporter. Manajemen Persib menyatakan menghormati keputusan AFC dan menjadikan momen ini sebagai pembelajaran untuk meningkatkan profesionalisme penyelenggaraan pertandingan.
Kemenangan atas Manila Digger FC menjadi syarat mutlak bagi Maung Bandung agar tetap bertahan di level kedua kompetisi Asia. Jika kalah, Persib akan terdegradasi ke AFC Challenge League, level ketiga benua. Meski tidak bisa hadir langsung, manajemen PT PBB tetap mengajak Bobotoh untuk mendukung tim lewat cara-cara positif, menekankan bahwa semangat dan energi pendukung tetap menjadi kekuatan besar bagi tim, bahkan di luar dinding stadion.
Manajemen menegaskan, perpindahan lokasi bukan sekadar solusi sementara, tapi bagian dari strategi berkelanjutan untuk memastikan GBLA siap menjadi kandang ideal bagi Persib dan para suporter di masa depan.















