Home Berita Olah Raga Persib Bandung Terkena Sanksi FIFA, Ini Penjelasan Resmi Manajemen

Persib Bandung Terkena Sanksi FIFA, Ini Penjelasan Resmi Manajemen

Sumbawanews.com,- Persib Bandung tercatat dalam daftar larangan pendaftaran pemain baru (FIFA Registration Ban) yang dikeluarkan pada 10 Juni 2026, dengan sanksi berlaku selama tiga periode transfer berturut-turut. Manajemen klub menyatakan sanksi ini bukan kasus baru, melainkan kelanjutan dari perkara yang bermula pada 2022, terkait laporan mantan pelatih Robert Rene Alberts. Klub mengaku baru mengetahui keputusan FIFA tersebut beberapa hari lalu dan langsung melakukan kajian menyeluruh untuk menentukan langkah hukum selanjutnya. Meski terkena sanksi, persiapan skuad untuk musim 2026-2027 tetap berjalan sesuai prosedur registrasi yang berlaku.

Dalam pernyataan resmi yang dirilis pada 12 Agustus 2026, manajemen Persib menegaskan bahwa semua proses pendaftaran pemain baru telah diproses sesuai ketentuan federasi dan operator kompetisi. Klub menjamin tidak ada pelanggaran baru dalam transfer pemain pada periode saat ini. “Ini merupakan kasus lama yang terjadi pada 2022, bukan kejadian baru,” tegas manajemen, menekankan bahwa mereka tidak akan tinggal diam dan akan menyelesaikan perkara ini melalui mekanisme hukum yang berlaku, sebagaimana telah dilakukan pada kasus serupa sebelumnya.

Persib juga menegaskan komitmennya untuk menghormati setiap keputusan regulator sepak bola global. Meski sanksi itu berpotensi membatasi perkuatan tim di tiga bursa transfer mendatang, klub tetap fokus pada persiapan teknis dan strategis menghadapi kompetisi mendatang. Pemain yang sudah terdaftar, termasuk yang dipinjamkan seperti Hamra Hehanussa ke Garudayaksa FC, tetap menjadi bagian dari rencana jangka panjang klub.

Sementara itu, hasil pertandingan terbaru Persib—kalah 0-1 dari Persebaya Surabaya dalam final Piala Presiden 2026—masih menjadi sorotan, dengan pelatih Francisco Rivera meminta timnya tidak terlena meski telah mencapai final. Namun, fokus utama kini beralih ke penyelesaian sanksi FIFA, yang menjadi tantangan administratif terberat bagi Maung Bandung dalam beberapa tahun terakhir.

Previous articlePSS Sleman Tanpa Injai dan Hanif, Siap Hadapi Bali United di Laga Pembuka
Next articleJay Idzes dan Kevin Diks Tak Cukup Angkat Timnas Indonesia ke Level Elite Asia