Home Berita Internasional Pentagon Pecat Pemimpin Stars and Stripes, Isu Sensor Media Meningkat

Pentagon Pecat Pemimpin Stars and Stripes, Isu Sensor Media Meningkat

Sumbawanews.com,- Pentagon memecat penerbit dan pemimpin redaksi Stars and Stripes, media militer Amerika Serikat, dengan alasan insubordinasi, memicu kekhawatiran atas independensi pers di lingkungan militer. Pemberhentian itu terjadi pada Jumat, menargetkan Max Lederer dan Erik Slavin, sementara reporter Lara Korte juga menerima pemberitahuan pemecatan. Keduanya dikaitkan dengan wawancara mereka bersama CBS News pada Juli, di mana Slavin tegas menyatakan bahwa upaya Pentagon mengendalikan isi pemberitaan merupakan “garis merah” yang tak boleh dilanggar. Departemen Pertahanan AS menolak berkomentar, sementara penasihat Gedung Putih Stephen Miller mempertahankan bahwa setiap pemecatan dilakukan berdasarkan alasan yang sah.

Slavin menegaskan bahwa Stars and Stripes wajib menjaga independensi editorial sebagaimana diatur oleh undang-undang dan kebijakan internal Pentagon. Ia mencontohkan, jika institusi militer meminta redaksi mengganti berita akurat dengan naskah yang telah disiapkan sendiri, itu adalah pelanggaran prinsip jurnalisme. Korte, yang baru saja meliput konflik di Iran selama enam bulan terakhir, menyatakan kepercayaan keluarga militer terhadap media tersebut bukan hal yang ringan. Ia menekankan, ia bekerja untuk Stars and Stripes, bukan untuk Pentagon atau pemerintahan mana pun.

Kapten William Urban, yang ditunjuk sebagai wakil militer untuk penerbit, menyatakan telah mengambil alih sementara kepemimpinan organisasi dan menetapkan tiga prioritas baru untuk masa depan Stars and Stripes. Tidak ada informasi lebih lanjut mengenai isi prioritas tersebut.

Previous articleJDT Pecahkan Rekor Dunia, Tak Terkalahkan 109 Laga Beruntun
Next articleMisteri Pak Haji Gocap, Sosok Dermawan yang Membagikan Uang di Malam Hari di Mampang