Home Berita Internasional Pentagon Akui 21 Tentara AS Tewas dalam Konflik dengan Iran, Biaya Capai...

Pentagon Akui 21 Tentara AS Tewas dalam Konflik dengan Iran, Biaya Capai Rp780 Triliun

Sumbawanews.com,- Departemen Pertahanan Amerika Serikat (Pentagon) mengoreksi data korban militer dalam operasi terhadap Iran, mengakui 21 prajurit AS tewas sejak konflik dimulai pada 28 Februari 2026. Angka ini lebih tinggi dari laporan sebelumnya yang menyebut 19 kematian, dan muncul setelah tekanan dari Kongres dan investigasi media terhadap ketidaksesuaian data. Selain itu, sedikitnya 865 personel mengalami luka-luka, dengan total pengeluaran militer AS dalam konflik ini diperkirakan mencapai 43,6 miliar dolar AS atau sekitar Rp779,82 triliun.

Koreksi resmi yang diumumkan pada 9 Oktober 2026 menambahkan dua kematian nonpertempuran ke dalam penghitungan: Mayor Sorffly Davius dari Garda Nasional Angkatan Darat yang meninggal di Kuwait pada 6 Maret 2026, dan seorang anggota Angkatan Laut yang bunuh diri pada September 2026. Kematian Sersan Devin A. Seibel, yang tewas dalam kecelakaan latihan di Irak pada Mei 2026, tidak dimasukkan dalam angka 21 korban operasi Iran karena secara administratif tercatat dalam operasi berbeda, Operation Inherent Resolve. Total kematian personel AS di Timur Tengah sejak Februari mencapai 22 orang jika termasuk Seibel.

Pentagon membagi pencatatan korban menjadi dua kategori: Operation Epic Fury (28 Februari–7 Juli 2026) dengan 15 tewas dan 417 terluka, serta Overseas Operations (mulai 7 Juli 2026) dengan enam tewas dan 448 terluka. Penggabungan kedua kategori menghasilkan angka resmi 21 tewas dan 865 terluka. Perubahan sistem klasifikasi ini memicu pertanyaan tentang konsistensi transparansi, terutama karena konflik dengan Iran masih berlangsung meski Operation Epic Fury telah dinyatakan berakhir. Menteri Pertahanan Pete Hegseth sebelumnya menolak laporan adanya korban tersembunyi, menyebutnya sebagai kebohongan, hingga data resmi diubah.

Previous articleVeda Ega Finis Keenam, Maximo Quiles Resmi Jadi Juara Dunia Moto3 2026
Next articleKapolri Rotasi Tiga Kapolda dalam Upaya Perkuat Kinerja Institusi