Sumbawanews.com,- Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan resmi meluncurkan Gerakan One Marketplace (GOM) untuk memperluas pemanfaatan platform belanja digital Bajubodo di seluruh 24 kabupaten dan kota, guna memperkuat ekosistem pasar digital dan meningkatkan akses pasar bagi UMKM lokal. Inisiatif ini bertujuan mendorong kolaborasi antara pemerintah provinsi dan pemerintah daerah dalam membelanjakan anggaran melalui platform yang telah beroperasi sejak 2023. Hingga 2025, transaksi melalui Bajubodo mencapai Rp45,61 miliar, dengan 30.777 produk dari 1.046 penyedia yang sebagian besar merupakan UMKM berdomisili di Makassar.
Kepala Biro Pengadaan Barang dan Jasa Setda Sulsel, Irawan Dermayasamin Ibrahim, menjelaskan bahwa GOM dirancang sebagai upaya menyatukan upaya pemanfaatan e-marketplace di tingkat provinsi hingga daerah. “Kita ingin tidak hanya mengandalkan level provinsi, tapi juga mendorong Pemerintah Kabupaten/Kota untuk aktif menggunakan Bajubodo sebagai sarana belanja digital,” ujarnya. Gerakan ini juga diarahkan untuk mengoptimalkan potensi pendapatan daerah sesuai peraturan perundang-undangan.
Dalam jangka pendek, GOM menargetkan penyusunan skema pengembangan dan penerapan awal di satu kabupaten dan satu kota. Jangka menengahnya, platform Bajubodo diharapkan menjadi wadah pemasaran produk lokal yang mencakup seluruh 24 wilayah. Sedangkan dalam jangka panjang, GOM bertujuan membangun ekosistem pasar digital terintegrasi yang menghubungkan pemerintah daerah dan UMKM di seluruh Sulawesi Selatan.















