Home Berita Olah Raga Ousmane Dembele Catat Sejarah sebagai Pemain Muslim Pertama Cetak Hattrick di Piala...

Ousmane Dembele Catat Sejarah sebagai Pemain Muslim Pertama Cetak Hattrick di Piala Dunia

Sumbawanews.com,- Pemain Timnas Prancis, Ousmane Dembele, mencatatkan nama dalam sejarah sepak bola dunia setelah menjadi pemain Muslim pertama yang mencetak hattrick dalam satu pertandingan Piala Dunia. Prestasi itu tercipta pada laga Grup I antara Prancis melawan Norwegia di Stadion Gillette, Sabtu, 27 Juni 2026, yang berakhir dengan kemenangan 4-1 untuk Les Bleus.

Dembele membuka skor pada menit ketujuh, lalu memperbesar keunggulan Prancis pada menit ke-20. Setelah Thelo Aasgaard memperkecil kedudukan bagi Norwegia, pemain Paris Saint-Germain itu kembali menyelesaikan pekerjaannya dengan gol ketiganya pada menit ke-32. Gol keempat Prancis dicetak oleh Desire Doue di menit akhir, memperkuat dominasi tim asuhan Didier Deschamps.

Tiga gol dalam rentang 25 menit menjadikan hattrick Dembele sebagai salah satu yang tercepat dalam sejarah Piala Dunia, hanya kalah dari rekor Erich Probst dari Austria yang mencetak tiga gol dalam 24 menit saat melawan Cekoslowakia pada Piala Dunia 1954. Dengan empat gol dalam tiga laga fase grup, Dembele menjadi salah satu pencetak gol terbanyak Prancis di turnamen ini.

Selain prestasi olahraga, pencapaian Dembele membawa makna simbolis yang mendalam. Ia menjadi pemain Muslim pertama yang mencetak hattrick di ajang empat tahunan tersebut, sebuah momen yang diapresiasi luas di kalangan komunitas Muslim global. Di luar lapangan, Dembele dikenal konsisten menjalankan ibadah keagamaannya—mulai dari berdoa sebelum pertandingan hingga tetap berpuasa di bulan Ramadan meski menjalani jadwal padat turnamen.

Ia juga pernah menyumbangkan sebagian pendapatan dari kemenangan Prancis di Piala Dunia 2018 untuk pembangunan masjid di kampung halaman ibunya di Mauritania, menunjukkan komitmen mendalamnya terhadap akar budaya dan spiritualnya.

Kemenangan atas Norwegia sekaligus mengukuhkan Prancis sebagai juara Grup I dengan raihan sempurna sembilan poin, memastikan mereka melangkah ke babak 32 besar sebagai tim terkuat di fase penyisihan. Dembele, yang kini berusia 29 tahun, tidak hanya menjadi sosok penentu di lapangan, tetapi juga simbol keberhasilan integrasi antara identitas keagamaan dan keunggulan olahraga di panggung dunia.

Previous articleTimnas Indonesia U-17 Umumkan 25 Pemain Hadapi Malaysia di Garuda Championship 2026
Next articleHYROX Jakarta 2026 Siap Digelar di NICE PIK 2, Peserta Padati Latihan Simulasi