Sumbawanews.com,- Legenda sepak bola Indonesia, Kurniawan Dwi Yulianto, menempatkan Ole Romeny sebagai striker terbaik sepanjang sejarah Timnas Indonesia dalam sebuah sesi Blind Ranking yang diunggah akun media sosial tim nasional. Pilihan Kurniawan mengungguli nama-nama besar seperti Boaz Solossa dan Bambang Pamungkas, yang masing-masing berada di posisi dua dan tiga.
Dalam sesi tersebut, Kurniawan diminta mengurutkan lima penyerang legendaris dan kontemporer berdasarkan kesan dan pengalaman pribadinya. Urutan yang ia berikan: Ole Romeny di peringkat pertama, Boaz Solossa kedua, Bambang Pamungkas ketiga, Ilham Jaya Kusuma keempat, dan Gendut Dony di posisi kelima. Meski dirinya sendiri adalah salah satu penyerang paling produktif dalam sejarah Garuda — dengan 55 caps dan 33 gol — Kurniawan tidak memasukkan namanya dalam daftar pilihannya.
Romeny, yang kini berusia 25 tahun, menjadi satu-satunya pemain aktif dalam daftar tersebut. Ia telah menjadi tulang punggung lini depan Timnas Indonesia sejak era Shin Tae Yong hingga pelatih saat ini, John Herdman. Keandalannya tak hanya terletak pada insting mencetak gol — ia telah mengemas enam gol dari 10 penampilan — tetapi juga pada akurasi umpannya yang mencatat dua assist dalam periode yang sama.
Performa konsisten Romeny membuatnya menjadi pilihan utama di depan, dan potensi kontribusinya masih terbuka lebar menjelang FIFA ASEAN Cup 2026 yang akan dimulai pada 21 September mendatang. Dengan kecepatan, kecerdasan taktis, dan ketajaman di depan gawang, ia kini dianggap sebagai penerus estafet kejayaan striker Indonesia di era modern.















