Sumbawanews.com,- Timnas Norwegia bersiap menghadapi Inggris di pertandingan perempat final Piala Dunia 2026 yang akan berlangsung di Miami Stadium pada 12 Juli 2026, setelah sebelumnya berhasil menyingkirkan Brasil dengan skor 2-1. Sebelum laga krusial itu, muncul kekhawatiran akan gangguan kesehatan di tubuh skuad, terutama setelah pelatih Stale Solbakken mengakui sejumlah pemain mengalami gejala seperti demam, batuk, dan suara serak akibat mobilitas tinggi selama turnamen. Namun, dokter tim Ola Sand langsung memberikan klarifikasi bahwa seluruh pemain kini dalam kondisi sehat dan siap bertanding, menegaskan bahwa spekulasi tentang wabah penyakit di dalam tim tidak berdasar.
Kekhawatiran awal muncul setelah perjalanan panjang tim yang melibatkan perpindahan antar kota di Amerika Serikat—dari Dallas ke Greensboro, lalu ke East Rutherford untuk menghadapi Brasil. Bek Marcus Pedersen absen pada laga 16 besar karena sakit, sementara penyerang Jorgen Strand Larsen sempat mengalami demam sebelum pulih. Solbakken mengakui bahwa kondisi lingkungan seperti pendingin udara, penerbangan jarak jauh, dan ruang ganti penuh membuat risiko infeksi ringan sulit dihindari, tetapi tidak sampai mengganggu kesiapan tim.
Tim medis Norwegia menekankan bahwa protokol kesehatan ketat telah dijalankan selama hampir enam minggu masa turnamen, dan hingga kini tidak ada kasus penularan serius. “Sangat bagus bahwa mereka mempercayai ini [rumor penyakit menular]. Kita tetap terkendali,” ujar Ola Sand kepada media Norwegia, Nettavisen. Dengan kepastian kesehatan pemain, fokus tim kini beralih ke strategi menghadapi Inggris, tim yang dianggap sebagai tantangan besar di babak delapan besar.
Erling Haaland, pencetak dua gol penentu kemenangan atas Brasil, menjadi andalan utama Norwegia dalam upaya melanjutkan sejarah turnamen ini. Sementara itu, Martin Odegaard dan kawan-kawan bersiap menjalani latihan intensif di Miami, dengan harapan bisa melanjutkan perjalanan mereka ke semifinal.















