Sumbawanews.com,- Minggu dinihari, 12 Juli 2026, pertandingan perempatfinal Piala Dunia 2026 akan mempertemukan Norwegia dan Inggris di Stadion Miami. Laga ini menjadi momen bersejarah bagi Timnas Norwegia, yang berhasil melaju ke babak delapan besar untuk pertama kalinya dalam sejarah keikutsertaannya di Piala Dunia, setelah menaklukkan Brasil 2-1 di babak 16 besar. Kapten Norwegia, Martin Odegaard, mengakui tantangan besar yang menanti timnya menghadapi tim kuat seperti Inggris, sekaligus menyambut reuni dengan rekan setimnya di Arsenal, Declan Rice, yang kini memperkuat Three Lions.
Odegaard, yang memimpin Norwegia meraih kemenangan mengejutkan atas juara bertahan Brasil, menegaskan bahwa timnya tidak puas hanya sampai di perempatfinal. “Ini bukan hanya tentang Declan, tapi seluruh tim Inggris yang penuh pemain luar biasa. Mereka adalah salah satu tim terbaik di dunia saat ini. Ini ujian besar bagi kami, dan kami siap mengukir sejarah lagi,” ujar Odegaard, mengacu pada Rice yang baru saja membantu Arsenal meraih gelar Premier League pertama dalam 21 tahun.
Pertandingan ini menjadi sorotan tak hanya karena kontras antara tim yang belum pernah juara dan tim yang pernah menjuarai Piala Dunia, tetapi juga karena kehadiran dua bintang Arsenal yang kini berada di sisi berlawanan. Odegaard memuji Rice sebagai pemain yang selalu memberikan segalanya di lapangan, penuh semangat, dan mampu menggerakkan tim. Namun, ia menekankan bahwa fokus Norwegia kini adalah pada tim, bukan individu.
Norwegia, yang lolos sebagai runner-up Grup I setelah meraih dua kemenangan dan satu kekalahan, akan berhadapan dengan Inggris, juara Grup L yang tak terkalahkan dalam tiga laga fase grup. Kedua tim sama-sama menunjukkan performa solid, namun bagi Norwegia, laga ini bukan sekadar pertandingan—ini adalah kesempatan untuk membuktikan bahwa mereka bisa bersaing di puncak dunia.















