Sumbawanews.com,- Pada dini hari Jumat, 11 September 2026, Como 1907 mencatat sejarah dengan kemenangan telak 4-1 atas RB Leipzig di laga pembuka Liga Champions 2026/2027 di Stadion Giuseppe Sinigaglia. Gelandang serang Nico Paz menjadi salah satu pilar utama keberhasilan tim asal Italia itu, menyumbang dua assist meski tak mencetak gol. Kemenangan spektakuler ini menjadi momen penentu bagi Paz untuk memutuskan bertahan di Como, meski sebelumnya sempat menjadi incaran Real Madrid.
Paz, yang sempat diprediksi akan kembali ke Real Madrid musim panas lalu, justru memilih untuk memperdalam komitmennya bersama Como setelah klub mengontraknya secara permanen dengan nilai transfer 60 juta euro. Dalam wawancara pasca-laga yang dikutip Tribuna, ia mengatakan, “Ini malam bersejarah, kami bermain luar biasa, kami menantikan laga-laga seperti ini, dan kami sangat senang.” Ia menambahkan, “Malam-malam seperti ini yang bikin saya ingin bertahan; saya tahu di klub ini saya bisa berkembang pesat, dan saya sangat puas dengan keputusan. Saya sudah membuat keputusan yang tepat.”
Kemenangan ini bukan hanya momen bersejarah bagi Como dalam debutnya di ajang Eropa tertinggi, tetapi juga menjadi simbol kebangkitan klub yang kini dimiliki pengusaha asal Indonesia. Para suporter yang memadati stadion terpana menyaksikan permainan kolektif yang dinamis, dengan empat gol yang diciptakan oleh empat pemain berbeda—masing-masing dicetak pada menit ke-12, 34, 67, dan 89—sementara gol balasan Leipzig datang dari penalti di menit ke-52.
Bagi Paz, kegembiraan para fans yang bergemuruh usai laga adalah nilai tak ternilai yang membuatnya yakin bahwa keputusannya untuk tetap di Como adalah yang terbaik. Ia tak lagi memikirkan tawaran besar dari klub raksasa Eropa—karena di Como, ia menemukan ruang untuk berkembang, berkontribusi, dan menjadi bagian dari sebuah mimpi yang sedang menjadi kenyataan.















