Home Berita Olah Raga Neymar Kembali ke Timnas Brasil Usai 980 Hari Absen, Menangis Bahagia di...

Neymar Kembali ke Timnas Brasil Usai 980 Hari Absen, Menangis Bahagia di Lapangan

Sumbawanews.com,- Florida – Dengan air mata mengalir di pipinya, Neymar Jr. kembali mengenakan jersey timnas Brasil setelah absen selama 980 hari. Kembalinya sang bintang di laga melawan Skotlandia dalam pertandingan Grup C Piala Dunia 2026 di Hard Rock Stadium, Florida, bukan sekadar momen olahraga—tapi sebuah perayaan ketahanan, kerinduan, dan cinta pada warna hijau kebanggaan Samba.

Masuk sebagai pemain pengganti pada menit ke-76, menggantikan Matheus Cunha, Neymar langsung menyentuh hati para penonton. Dalam 20 menit waktu mainnya, ia menciptakan tiga peluang emas—hanya kalah satu dari Lucas Paquetá yang mencatatkan empat. Meski tak mencetak gol, kehadirannya seperti petir di tengah hujan: menghidupkan serangan, mengembalikan kepercayaan, dan membangkitkan semangat tim.

Brasil menang 3-0 berkat dua gol Vinicius Junior (7′, 45+3′) dan satu dari Matheus Cunha (60′). Kemenangan ini mengukuhkan Tim Samba sebagai juara Grup C dengan tujuh poin, mengungguli Maroko yang sama-sama mengumpulkan tujuh poin namun kalah selisih gol.

Namun, yang lebih menggetarkan bukan skor, tapi ekspresi Neymar usai pertandingan. Dalam wawancara singkat usai peluit panjang berbunyi, ia menatap kamera dengan mata berkaca-kaca, lalu berkata: “Ini momen yang luar biasa! Fantastis, 100%! Terima kasih.” Kalimat sederhana itu mengandung beban sembilan bulan pemulihan, dua cedera serius—ACL di 2023 dan cedera betis yang menghentikannya dari empat laga terakhir bersama Santos—serta keraguan publik akan kemampuannya kembali bersaing di level tertinggi.

Pelatih Carlo Ancelotti, yang memilih memasukkan Neymar ke skuad 26 pemain meski hanya bermain 15 pertandingan sejak operasi lutut, ternyata membuat keputusan tepat. Kehadiran Neymar bukan sekadar simbolis—ia adalah katalisator. Di lapangan, ia mengingatkan dunia bahwa kehebatan sejati bukan hanya soal statistik, tapi soal jiwa yang tak pernah menyerah.

Sejak terakhir membela Brasil pada laga melawan Uruguay pada 2023—ketika ia harus ditandu keluar lapangan akibat cedera ligamen lutut—Neymar telah melewati masa paling gelap dalam karier profesionalnya. Ia sempat diragukan, bahkan oleh sebagian suporter yang menganggap masa keemasannya sudah berlalu. Tapi di Florida, ia membuktikan bahwa legenda tidak pernah benar-benar pergi. Ia hanya beristirahat—dan kembali dengan lebih kuat.

Dengan Brasil lolos ke babak 16 besar, dan Neymar kembali dalam form yang mengancam, harapan akan gelar ke-7 Piala Dunia kembali menyala. Bukan hanya karena Vinicius, Rodrygo, atau Endrick. Tapi karena di tengah semua itu, masih ada nomor 10 yang menangis bahagia—karena ia masih bisa bermain untuk negaranya.

Previous articleGempa Dahsyat Guncang Caracas, Jurnalis: Saya Pikir Gedung Akan Runtuh Menimpa Saya
Next articleEuforia Brasil Merajai Ternate Usai Hajar Skotlandia 3-0