Sumbawanews.com,- Iliman Ndiaye secara resmi bergabung dengan Manchester City pada 1 September 2026, menutup masa baktinya di Everton setelah dua musim, setelah tawaran dari Spurs gagal terwujud karena kegagalan klub itu melepas Richarlison. Pemain asal Senegal itu langsung dipercaya pelatih Enzo Maresca sebagai starter dalam laga melawan Coventry City empat hari setelah penandatanganan kontrak lima tahun senilai 60 juta pound ditambah add-ons 5 juta pound. Ndiaye mengaku tidak pernah panik meski bursa transfer hampir tutup, karena ia yakin semua takdir sudah digariskan Tuhan. Ia mengatakan bahwa ketika City datang, tidak mungkin menolak — bukan karena Tottenham bukan klub besar, tapi karena City menawarkan Liga Champions dan masa depan yang ia impikan.
Sebelum keputusan akhir itu, Ndiaye dan Tottenham sudah mencapai kesepakatan pribadi, namun transfer runtuh karena Spurs gagal melepaskan Richarlison ke klub lain. Dengan kegagalan itu, City memanfaatkan peluang dan segera mengamankan tanda tangan Ndiaye. Pemain yang mencetak 17 gol dari 74 penampilan bersama Everton itu mengaku merasa nyaman di Liverpool, dan sangat berterima kasih kepada para suporter yang selalu mendukungnya. Namun, ia menegaskan bahwa karier sepak bola memerlukan keberanian untuk melangkah maju — terutama ketika kesempatan bermain di level tertinggi datang.
“Saya berbicara dengan istri, dan kami sepakat: jika saya harus pergi dari Everton, saya hanya akan pindah ke klub yang bisa bermain di Liga Champions,” ujar Ndiaye, dikutip BBC. “Ini pekan yang indah bagi saya, dan semuanya disempurnakan dengan kemenangan atas Coventry.”
Meski meninggalkan klub yang telah menjadi rumah selama dua tahun, Ndiaye tak menyesal. Ia percaya bahwa keputusan ini bukan sekadar langkah karier, tapi bagian dari rencana yang lebih besar.















