Sumbawanews.com,- Lionel Messi resmi mengakhiri karier internasionalnya bersama Timnas Argentina pada Senin, 31 Agustus 2026, setelah 21 tahun membela tim nasional dengan segala suka dan duka. Kapten La Albiceleste itu mengungkapkan perjalanan bersama negaranya sebagai pengalaman luar biasa yang tak tergantikan, setelah mengangkat satu trofi Piala Dunia, dua gelar Copa America, dan meraih dua Golden Ball di ajang Piala Dunia, serta mencatatkan 21 gol di turnamen tersebut—menjadi pencetak gol terbanyak kedua sepanjang sejarah Piala Dunia.
Messi memulai kiprahnya di panggung dunia pada Piala Dunia 2006, saat baru berusia 18 tahun. Debutnya di laga fase grup melawan Serbia menjadi momen bersejarah: ia masuk sebagai pemain pengganti dan mencetak gol dalam 13 menit pertama, menjadi satu-satunya golnya di turnamen itu, sekaligus tanda awal kejayaan di level internasional. Dua tahun kemudian, ia membawa Argentina meraih medali emas Olimpiade Beijing 2008 bersama tim U-23, mencetak dua gol dari lima penampilan, meski awalnya sempat diragukan keikutsertaannya akibat penolakan Barcelona—hingga Pep Guardiola, yang baru menjabat sebagai pelatih, mengizinkannya tampil.
Di Piala Dunia 2014 di Brasil, Messi menjadi jiwa permainan Argentina dengan empat gol di fase grup dan memimpin tim melaju hingga final. Meski kalah 0-1 dari Jerman, ia dinobatkan sebagai pemain terbaik turnamen dan menerima Golden Ball, mengukuhkan statusnya sebagai pemain paling menentukan di era modern. Selama dua dekade, Messi tidak hanya menjadi simbol kebanggaan, tetapi juga arsitek keberhasilan tim nasional yang mengubah wajah sepak bola Argentina di kancah global.















