Sumbawanews.com,- Pada Rabu, 7 Oktober, Lionel Messi akan menjalani laga internasional terakhirnya bersama Timnas Argentina di Estadio Monumental, Buenos Aires, saat tim berjuluk La Albiceleste menghadapi Benin. Pertandingan ini menjadi momen emosional penutup karier internasional sang kapten, yang membawa Argentina menjuarai Piala Dunia 2022.
Argentina datang dalam kondisi percaya diri setelah menghancurkan Burkina Faso 7-0 dalam laga pemanasan. Meski demikian, Messi diperkirakan tidak bermain full 90 menit—skenario yang kemungkinan besar ia ditarik keluar saat tim sudah unggul nyaman, agar para penonton bisa memberikan penghormatan terakhir secara utuh. Laga ini juga menjadi kesempatan langka bagi para pemain Benin dan Argentina untuk mendapatkan jersey yang dikenakan Messi saat laga berakhir, yang diprediksi akan menjadi salah satu memorabilia sepak bola paling berharga dalam sejarah.
Jersey khusus edisi perpisahan yang dikenakan Messi telah menarik perhatian kolektor global. Doug Bierton, pendiri Classic Football Shirts yang memiliki ribuan jersey ikonik, menyatakan bahwa seragam ini berpotensi menyamai nilai historis jersey Diego Maradona saat mencetak gol “Tangan Tuhan” di Piala Dunia 1986—yang terjual senilai £7,1 juta pada Mei 2022. “Setiap pemain di lapangan pasti ingin bertukar kaus dengannya. Ini pertama kalinya seorang legenda mengakhiri karier dengan mengenakan kaus edisi khusus,” ujar Bierton.
Nilai sentimental dan sejarah yang melekat pada jersey tersebut membuat persaingan untuk mendapatkannya diprediksi sangat ketat. Setelah peluit panjang berbunyi, kemungkinan besar jersey itu akan menjadi buruan utama para kolektor, pemain, dan penggemar dari seluruh penjuru dunia.















