Sumbawanews.com,- Lionel Messi, kapten Inter Miami, menjadi pusat perhatian setelah terlibat insiden kontroversial di akhir laga melawan Philadelphia Union pada Kamis, 20 Agustus 2026, pukul 06.00 WIB. Pertandingan lanjutan MLS 2026 yang berakhir 2-2 itu tidak hanya ditandai oleh gol pertama Messi sejak Piala Dunia 2026, tetapi juga oleh tindakan yang kini sedang diselidiki oleh panitia MLS. Menurut laporan dari Give Me Sport, Messi diduga memukul bagian belakang kepala seorang pemain Philadelphia Union, sehingga pihak liga bersiap membuka investigasi resmi atas dugaan pelanggaran kode etik pertandingan.
Messi, yang kini berusia 39 tahun, mencetak gol ke-922 dalam karier profesionalnya pada laga tersebut, yang ia dedikasikan untuk sang ayah, Jorge Messi, yang baru saja meninggal dunia. Gol itu menjadi momen emosional yang memicu gelombang simpati global, terutama setelah sejumlah tokoh sepak bola, termasuk Cristiano Ronaldo, mengirim pesan duka mendalam. Namun, tekanan batin yang ia alami tampaknya memengaruhi perilakunya di lapangan. Dalam cuplikan yang beredar, Messi terlihat melakukan kontak fisik dengan lawan menjelang peluit panjang, yang memicu keributan antar-pemain dan berujung pada dua kartu merah bagi Cavan Sullivan dan Yannick Bright dari Philadelphia Union.
Meski usianya sudah memasuki usia pensiun, performa Messi tetap luar biasa. Ia mencatat delapan gol dalam delapan pertandingan bersama Timnas Argentina di Piala Dunia 2026, membungkam semua keraguan atas kemampuannya di level tertinggi. Namun, masa depannya di MLS kini berada di persimpangan. Manajemen Inter Miami dan rekan-rekannya di tim dikabarkan siap memberikan ruang bagi Messi untuk memulihkan diri secara emosional, tetapi investigasi MLS menjadi tantangan serius yang bisa berdampak pada sisa karier legenda sepak bola ini di Amerika Serikat.
Publik kini menunggu keputusan resmi dari komisi disiplin liga, sementara dunia sepak bola terus memantau bagaimana Messi akan melanjutkan perjalanan legendarisnya—di tengah duka pribadi yang mendalam dan tekanan dari luar lapangan.















