Sumbawanews.com,- Presiden Prancis Emmanuel Macron memberi peringatan tegas setelah seorang remaja berusia 18 tahun, Clement L, ditangkap pada Rabu, 2 September 2026, atas dugaan keterlibatan dalam jaringan kriminal yang merencanakan penculikan terhadap sejumlah tokoh publik, termasuk bintang sepak bola Kylian Mbappe. Polisi mengungkap bahwa kelompok ini terlibat dalam serangkaian pembobolan rumah dan upaya penculikan antara April hingga Agustus 2026, dengan 26 nama calon korban yang terdaftar di dua ponsel yang disita—mulai dari pengusaha hingga selebritas. Dalam unggahan di platform X, Macron menegaskan: “Upaya penculikan Mbappe? Tidak akan ada yang bisa menyentuh Mbappe. Dia adalah pemain Timnas Prancis dan dia adalah aset nasional.” Hingga kini, Mbappe belum memberikan respons resmi terkait insiden ini, sementara penyelidikan terhadap jaringan kriminal masih berlangsung.















