Sumbawanews.com,- Penyerang berdarah Indonesia, Markus Pall Ellertsson, mengakhiri musim 2026 bersama ÍA Akranes dengan catatan luar biasa: 16 gol dalam 30 pertandingan, sekaligus meraih tiga penghargaan individu di kasta tertinggi sepak bola Islandia. Pemain berusia 20 tahun itu menjadi pencetak gol terbanyak kedua di Besta deild karla 2026, hanya kalah dari Aron Sigurðarson dari KR Reykjavík, dengan 15 gol dicetak dalam 27 laga liga dan satu gol tambahan di Piala Islandia.
Ellertsson, yang bergabung dengan ÍA Akranes pada Maret 2026, tidak hanya menonjol sebagai ujung tombak tim, tetapi juga menjadi sosok paling dihormati di klub. Ia dinobatkan sebagai Pemain Terbaik Klub, Pemain Terbaik Pilihan Suporter, sekaligus Pemain Muda Terbaik Liga Islandia 2026—penghargaan yang diberikan berdasarkan voting para pemain di kompetisi tersebut. Performanya mencapai puncaknya pada laga penutup musim melawan Keflavík pada 24 Oktober 2026, ketika ia mencetak satu gol dalam hasil imbang 4-4, memastikan posisinya di puncak daftar pencetak gol terbanyak kedua.
Ketajamannya turut membantu ÍA Akranes finis di posisi keempat klasemen akhir dengan 38 poin. Di balik prestasinya, nama Ellertsson mulai menjadi sorotan di Indonesia. Staf Khusus Menteri Hukum RI, Noor Korompot, melalui akun Instagram pribadinya pada 24 Oktober 2026, menyatakan bahwa pemain berpostur 189 cm itu masuk dalam radar Timnas Indonesia. “Setelah membaca beberapa data tentang @markuz.pall sepertinya pemain muda bertalenta ini masuk dalam radar Timnas,” tulisnya.
Ellertsson memiliki akar Indonesia melalui ibunya, Kristín Egilsdóttir, yang lahir di Jakarta sebelum diadopsi oleh keluarga Islandia sejak bayi. Ia juga adik kandung Mikael Egill Ellertsson, pemain Genoa di Serie A, meski berbeda jalan karier—Markus baru berpengalaman bersama Timnas Islandia U-19, sementara sang kakak sudah memperkuat tim senior Islandia.














