Sumbawanews.com,- Gelandang Timnas Indonesia Marc Klok mengakui kekalahan telak dari Piala AFF 2026 sebagai pukulan berat, setelah skuad Garuda tersingkir di fase grup usai bermain imbang 1-1 melawan Singapura pada laga terakhir, Senin, 11 Agustus 2026. Hasil itu membuat Indonesia finis di posisi ketiga Grup A, gagal melaju ke semifinal, dan memperpanjang catatan buruk sebagai satu-satunya negara di Asia Tenggara yang belum pernah menjuarai turnamen ini sejak edisi pertama tahun 1996. Klok, yang membela Persib Bandung, menyampaikan rasa kecewa mendalam lewat unggahan Instagramnya, namun menegaskan bahwa kegagalan ini harus menjadi bahan evaluasi, bukan akhir dari perjalanan.
“Hancur. Sakit. Benar-benar sakit. Kami tersingkir,” tulis Klok, mengungkapkan emosi tim usai laga. Ia menekankan bahwa para pemain tidak boleh larut dalam kekecewaan, melainkan harus menerima rasa sakit itu, mengabaikan kebisingan di luar, dan segera kembali bekerja. Klok juga mengapresiasi dukungan penuh para suporter yang tetap setia meski hasil tak sesuai harapan. “Kepada semua orang yang telah mendukung kami, terima kasih. Dukungan kalian sangat berarti bagi saya,” ujarnya.
Kegagalan ini menjadi yang kedua secara beruntun bagi Indonesia untuk tidak mencapai semifinal Piala AFF, memperpanjang penantian panjang untuk meraih trofi. Pencapaian terbaik Garuda tetap menjadi runner-up, terakhir pada 2020. Namun, Klok menegaskan bahwa perjalanan Timnas belum selesai. “Kami belum selesai. Bahkan belum mendekati kata selesai,” tegasnya.
Timnas Indonesia kini beralih fokus ke FIFA ASEAN Cup 2026, yang akan digelar pada September hingga Oktober 2026, dengan Indonesia sebagai salah satu tuan rumah. Pertandingan akan berlangsung di Stadion Gelora Bandung Lautan Api dan Stadion Utama Gelora Bung Karno. Di fase grup Premier Division, Indonesia berada di Grup A bersama Malaysia, India, dan Singapura, sementara Grup B dihuni Thailand, Vietnam, Pakistan, dan Filipina.
Klok meminta seluruh elemen tim segera bangkit, membawa motivasi baru, dan menjadikan pengalaman Piala AFF 2026 sebagai fondasi untuk meraih hasil lebih baik di kompetisi berikutnya.















