Sumbawanews.com,- Manchester United meraih kemenangan perdana di Premier League musim ini setelah mengalahkan Ipswich Town 5-2 di Old Trafford, Minggu (30/8). The Red Devils tertinggal lebih dulu lewat gol Leif Davis, tetapi bangkit dengan lima gol beruntun untuk membalikkan keadaan. Salah satu gol yang memicu kontroversi adalah gol kedua MU pada menit ke-56 — yang awalnya diusahakan Harry Maguire, tetapi akhirnya masuk lewat bunuh diri Jacob Greaves.
Gol itu sempat ditinjau ulang oleh VAR karena Maguire diduga melakukan handball saat mengontrol bola sebelum melepaskan tembakan. Namun, setelah evaluasi menyeluruh, wasit tetap mengesahkan gol tersebut. Premier League secara resmi menjelaskan bahwa Maguire bukan pencetak gol langsung setelah handball tidak disengaja, sehingga pelanggaran tidak berlaku. Karena bola memantul ke Greaves dan masuk ke gawang, maka gol dianggap sebagai bunuh diri, dan handball yang tidak disengaja tidak bisa dihukum menurut aturan.
Aturan FIFA menyatakan bahwa handball akan membatalkan gol jika bola mengenai tangan pemain — sengaja maupun tidak — dan langsung masuk ke gawang. Namun, pengecualian berlaku jika gol terjadi setelah pantulan dari pemain lawan, atau jika pemain yang melakukan handball bukan pencetak gol langsung. Dalam kasus ini, meski Maguire terlihat sengaja merebut bola dan mengarahkan tembakan, keputusan tetap berpihak pada aturan teknis: bukan gol langsung dari tangan, maka tidak dianulir.
Kemenangan ini menjadi titik balik MU di awal musim, sekaligus memicu perdebatan luas di kalangan penggemar dan pakar sepak bola tentang batas antara keberuntungan dan pelanggaran dalam interpretasi aturan modern. Sementara itu, Ipswich Town harus menelan kekalahan telak meski sempat unggul lebih dulu.















