Sumbawanews.com,- Manchester United mulai serius mempertimbangkan pengganti Lisandro Martinez setelah bek asal Argentina itu dikabarkan ingin meninggalkan Old Trafford, menjelang berakhirnya kontraknya pada musim panas mendatang. Klub dikabarkan memantau Jarrad Branthwaite dari Everton sebagai calon pengganti, terutama menyusul kritik Martinez terhadap manajemen usai kekalahan 0-2 dari Atletico Madrid pada Selasa. Kontrak Martinez masih berlaku hingga musim ini, dengan opsi perpanjangan satu tahun, namun catatan cedera dan ketegangan dengan manajemen memperkuat kebutuhan klub untuk merencanakan masa depan lini belakang.
Martinez, yang kini berusia 28 tahun, sempat mengkritik direktur teknik Manchester United, Jason Wilcox, karena dinilai tidak memberikan dukungan memadai kepada pelatih Michael Carrick pada bursa transfer musim panas lalu. Meski kemudian meminta maaf atas pernyataannya, insiden itu memperdalam spekulasi tentang masa depannya di klub. Di tengah ketidakpastian itu, manajemen Setan Merah kembali menempatkan Branthwaite, bek berusia 21 tahun asal Inggris, dalam daftar target transfer. Branthwaite, yang bergabung dengan Everton sejak 2020, belum mendapat menit bermain reguler di Goodison Park, tetapi tampil gemilang saat dipinjamkan ke PSV Eindhoven pada musim lalu.
Manchester United sebelumnya sudah memantau pasar bek tengah berkaki kiri sebagai solusi jangka panjang, terutama mengingat riwayat cedera Martinez. Kebutuhan ini semakin mendesak seiring ketidakstabilan di belakang dan kekhawatiran di dalam skuad terkait masa depan Carrick sebagai pelatih. Mantan striker Inggris Alan Shearer menilai polemik Martinez justru mengalihkan fokus dari performa tim yang sebenarnya lebih baik dalam laga melawan Atletico Madrid, meski gagal memanfaatkan peluang. Shearer juga menyoroti pertandingan melawan Leeds United sebagai ujian penting bagi Carrick—apakah ia masih memiliki otoritas penuh untuk memilih susunan pemain, termasuk memainkan Martinez di tengah kontroversi.
Dengan kontrak Martinez yang segera berakhir dan Branthwaite yang menunjukkan potensi di liga Belanda, Manchester United berada di persimpangan strategis: mempertahankan bek berpengalaman yang sedang bermasalah, atau beralih ke masa depan dengan pemain muda berbakat.















