Home Berita Olah Raga Manchester United Dikritik Mirip Sirkus, Java United Guncang Bali United 3-2

Manchester United Dikritik Mirip Sirkus, Java United Guncang Bali United 3-2

Sumbawanews.com,- Legenda Manchester United, Roy Keane, mengkritik tajam kondisi klub masa kini dengan menyamakan situasi di Old Trafford seperti sebuah sirkus, menyusul pernyataan kontroversial bek Lisandro Martinez yang mengkritik manajemen tim. Kritik Keane muncul di tengah start buruk Setan Merah di awal musim 2026/2027, memperdalam kekisruhan internal yang terus menghantui klub asal Inggris itu. Di Indonesia, I.League mendukung Ketua Umum PSSI Erick Thohir untuk memberikan sanksi berat terhadap klub yang suporternya terlibat insiden kekerasan, sementara di BRI Super League 2026/2027, Java United mengejutkan Bali United dengan kemenangan 3-2 di kandang sendiri pada Jumat, 16 Oktober 2026.

Keane, yang pernah memimpin MU sebagai kapten di era kejayaan, menyatakan bahwa polemik yang melibatkan Martinez bukan sekadar masalah pribadi, melainkan cerminan dari sistem yang runtuh di dalam dan luar lapangan. Ia menilai kekacauan yang terus berulang—baik dalam performa tim, manajemen, maupun komunikasi—telah mengubah Manchester United dari tim besar menjadi tontonan yang tak terkendali. Pernyataan Martinez yang menyebut adanya ketidakjelasan arah klub semakin memperkuat narasi kegagalan rekonstruksi di bawah kepemimpinan baru.

Di tanah air, I.League menegaskan komitmennya mendukung langkah tegas PSSI dalam menangani kekerasan di stadion. Direktur Utama I.League Ferry Paulus menekankan bahwa kemajuan kompetisi tidak bisa dipisahkan dari tanggung jawab semua pihak—klub, pemain, ofisial, hingga suporter—dalam menjaga ketertiban. I.League siap bekerja sama dengan PSSI untuk memperkuat regulasi, termasuk kemungkinan penerapan sanksi pengurangan poin bagi klub yang terbukti gagal mengendalikan pendukungnya.

Sementara itu, di BRI Super League 2026/2027, Java United mencatat kemenangan dramatis 3-2 atas Bali United dalam laga yang berlangsung di kandangnya. Kemenangan ini memperpanjang tren positif Laskar Kepodang Emas, yang terus menunjukkan kemampuan bertahan dan serangan mematikan. Di pertandingan lain, Madura United bermain imbang 1-1 melawan Bhayangkara FC, sementara Persijap Jepara takluk 0-1 dari Isenmulang Kalteng FC. Hasil-hasil ini memperkuat persaingan sengit di puncak klasemen, sekaligus menunjukkan semakin meratanya level kompetisi di level atas sepak bola Indonesia.

Previous articleSarjana Bertahan Jadi Pasukan Oranye Demi Kepastian Kerja
Next articlePersija Jakarta Tantang Persita di Serang dengan Modal Empat Kemenangan Beruntun