Sumbawanews.com,- Manchester City akan membuka perjalanan di Liga Champions 2026/27 dengan laga tandang melawan FC Porto di Estadio do Dragao, Rabu (9/9/2026) pukul 02.00 WIB. Tim asuhan Enzo Maresca datang dengan rekor dominan atas Porto dalam empat pertemuan sebelumnya—tiga menang dan satu imbang—namun performa tandang mereka di kompetisi Eropa justru menjadi tanda tanya besar. Dalam sembilan laga tandang terakhir di Liga Champions, City hanya menang dua kali, imbang satu, dan kalah enam kali, termasuk tersingkir di babak 16 besar musim lalu oleh Real Madrid.
Secara historis, City tak pernah kalah dari Porto. Kemenangan 2-1 di Portugal pada babak 32 besar Liga Europa 2011/12 diikuti kemenangan telak 4-0 di Etihad. Keduanya bertemu lagi di fase grup Liga Champions 2020/21, dengan City menang 3-1 di kandang dan bermain imbang 0-0 di Porto. Total, City telah mencetak sembilan gol dan hanya kebobolan dua kali dari empat pertemuan tersebut.
Namun, keunggulan rekor head-to-head tak menjamin kemudahan. Porto justru menjadi tim yang sangat sulit dikalahkan di kandang. Dalam 14 laga Eropa terakhir di Estadio do Dragao, mereka hanya sekali kalah, dengan 10 kemenangan dan tiga hasil imbang. Di delapan kemenangan terakhir mereka di fase grup atau liga Liga Champions, Porto selalu mencetak minimal dua gol. Mereka juga menang delapan dari 10 laga terakhir di fase grup, menunjukkan konsistensi ofensif yang mengancam.
City sendiri memiliki catatan kuat di matchday pertama Liga Champions: enam kemenangan dari tujuh laga pembuka terakhir. Tapi dengan rekor tandang yang memprihatinkan dan Porto yang tampil garang di rumah, laga ini bukan sekadar benturan tim kuat—melainkan ujian nyata ketahanan mental dan adaptasi City di luar Etihad.
Laga ini menjadi penampilan ke-150 Manchester City di Liga Champions, sekaligus musim ke-16 berturut-turut mereka tampil di kompetisi ini, dengan 12 kali lolos ke fase gugur dalam 13 musim terakhir.















