Sumbawanews.com,- Malaysia akan menghadapi Vietnam di Stadion My Dinh, Hanoi, pada Rabu (19/8), dalam leg kedua semifinal Piala AFF 2026, setelah kalah 0-2 pada leg pertama di Stadion Kuala Lumpur, 16 Agustus lalu. Harimau Malaya kini harus menang dengan selisih dua gol atau lebih untuk melaju ke final, sebuah misi yang berat namun bukan mustahil mengingat sejarah gemilang mereka di tempat yang sama tujuh belas tahun silam. Pada semifinal Piala AFF 2014, Malaysia pernah bangkit dari ketinggalan 1-2 di leg pertama untuk menang 4-2 di Hanoi, dan melaju ke final dengan agregat 5-4.
Pada pertandingan bersejarah itu, Safiq Rahim membuka keunggulan Malaysia lewat penalti pada menit keempat. Norshahrul Idlan Talaha memperbesar keunggulan menjadi 2-0 pada menit ke-16, membuat publik tuan rumah terdiam. Le Cong Vinh sempat memperkecil skor untuk Vietnam, tetapi gol bunuh diri Dinh Tienh Thanh dan gol Shukor Adan pada menit ke-43 memperdalam nestapa Vietnam. Meski Cong Vinh kembali mencetak gol pada menit ke-79, Malaysia tetap menang 4-2 dan mengamankan tiket final.
Kini, dengan kekalahan 0-2 di leg pertama, Malaysia kembali dihadapkan pada tekanan besar di Stadion My Dinh. Namun, kenangan 2014 tetap menjadi bahan bakar moral bagi tim asuhan pelatihnya. Jika mampu meniru semangat, kegigihan, dan kebrutalan yang sama, Harimau Malaya masih punya peluang untuk menulis ulang sejarah — dan menjadikan Vietnam kembali menjadi korban comeback epik di kandang sendiri.















