Sumbawanews.com,- Pada 6 September 2024, di King Abdullah Sport City, Maarten Paes tampil sebagai penjaga gawang andalan Timnas Indonesia saat menghadapi tuan rumah Arab Saudi dalam laga Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia. Dengan sejumlah penyelamatan krusial, ia membantu Skuad Garuda menahan imbang 1-1, memperkuat posisinya sebagai sosok kunci di bawah mistar.
Lahir di Nijmegen, Belanda, pada 14 Mei 1998, Paes memiliki darah Indonesia dari neneknya yang berasal dari Pare, Kediri, Jawa Timur. Ia memilih memperkuat Timnas Indonesia setelah melalui proses naturalisasi, meski sebelumnya pernah membela Timnas Belanda U-18 dan U-19 pada 2016 hingga 2019. Karier profesionalnya dimulai di akademi NEC Nijmegen sejak usia 12 tahun, lalu melangkah ke Eerste Divisie sebelum bergabung dengan FC Utrecht pada 2019. Pada Januari 2022, ia pindah ke FC Dallas dengan status pinjaman, dan resmi menjadi pemain tetap klub MLS itu pada Juni 2022. Hingga kini, ia telah mencatatkan 102 penampilan untuk Dallas, dengan 10 penalti berhasil ditepis dari 33 upaya yang dihadapinya.
Baru-baru ini, Paes kembali mencuri perhatian setelah tampil gemilang dalam laga Timnas Indonesia vs Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026, di mana ia menyelamatkan banyak peluang berbahaya meski timnya bermain dengan 10 orang. Dukungan 56 ribu suporter di Stadion Utama Gelora Bung Karno membuatnya merinding, dan media Vietnam pun memuji ketangguhannya di bawah mistar. Pada Januari 2026, ia resmi bergabung dengan Ajax Amsterdam, menandai lompatan karier baru di level Eropa.
Dengan postur 191 cm, kecepatan reaksi, dan pengalaman di liga top Belanda, MLS, hingga kompetisi internasional, Maarten Paes kini bukan hanya pilihan, tapi kebutuhan mutlak bagi pertahanan Timnas Indonesia di era baru.















