Sumbawanews.com,- Instagram resmi meluncurkan logo baru pada 14 Agustus 2026, dengan klaim bahwa desainnya lebih ramping, modern, dan tetap mempertahankan kesederhanaan ciri khas aslinya. Namun, respons publik dan ahli desain justru menyoroti kemiripan logo ini dengan “AI slop”—istilah untuk visual berkualitas rendah yang dihasilkan kecerdasan buatan. Head of Instagram, Adam Mosseri, menyatakan logo baru tetap merujuk pada versi asli, tetapi banyak pengguna langsung mengeluh bahwa tulisan “Instagram” terbaca seperti “Instagzam”. Creative Director Ars Technica, Aurich Lawson, menilai huruf-huruf pada logo baru meniru pola kesalahan khas AI: spasi tidak seimbang, bentuk huruf terpotong, dan struktur teks terkesan acak. Huruf ‘r’ yang diganti justru lebih menyerupai ‘z’, sementara lengkungan pada huruf ‘s’ gagal menangkap kehalusan gaya tulisan sambung lama. Lawson menegaskan, tim desainer Instagram kemungkinan tidak menggunakan AI untuk merancang logo ini, tetapi hasil akhirnya justru memperlihatkan kelemahan tipografi yang umum muncul dari generasi AI saat ini.
Logo Baru Instagram Dinilai Mirip Hasil AI Rendah
Baca Juga:















