Sumbawanews.com,- Liverpool kembali bermain imbang 2-2 saat menjamu Nottingham Forest di Anfield, Sabtu (29/8/2026) malam WIB, dalam lanjutan Premier League 2026/2027. Hasil ini membuat The Reds hanya mengumpulkan dua poin dari dua laga awal musim, setelah sebelumnya juga ditahan Newcastle United dengan skor identik. Meski menguasai bola hingga 70 persen, Liverpool gagal mengubah dominasi statistik menjadi kemenangan, dan kembali kebobolan dari situasi sederhana: umpan jauh yang memicu gol pertama Forest, serta penalti yang lahir dari lemparan ke dalam.
Pelatih Andoni Iraola masih berjuang menyatukan sistem baru dengan sejumlah pemain baru bernilai tinggi. Meski sempat mengganti Ryan Gravenberch dengan Alexis Mac Allister untuk memperkuat lini tengah, celah pertahanan tetap terbuka. Gol kedua Forest datang dari kesalahan defensif yang mudah dieksploitasi, mengulangi kelemahan yang sama saat menghadapi Newcastle.
Di tengah ketidakstabilan tim, muncul sinyal positif dari Florian Wirtz dan Alexander Isak. Keduanya terlibat langsung dalam proses penciptaan kedua gol Liverpool. Wirtz tampil lebih aktif meski belum mencapai puncak performa, sementara Isak, meski belum banyak berkontribusi secara konsisten, tetap menjadi ancaman utama di ujung serangan.
Liverpool masih memiliki kesempatan memperkuat skuat sebelum batas transfer berakhir pada Selasa. Namun, tantangan utama Iraola bukan hanya merekrut pemain baru, melainkan menyelaraskan kekompakan tim antara penguasaan bola, ketajaman serangan, dan stabilitas pertahanan. Dua hasil imbang berturut-turut menjadi peringatan keras: dominasi bola tanpa efektivitas tak akan membawa The Reds meraih gelar.















