Sumbawanews.com,- Timnas Indonesia resmi mengumumkan daftar 55 pemain untuk FIFA ASEAN Cup 2026, dengan lima nama baru yang mencuri perhatian: Luke Vickery, Teja Paku Alam, Dion Markx, Arjuna Agung, dan Arlyansyah Abdulmanan. Pemanggilan ini dilakukan di bawah arahan pelatih John Herdman, menjelang turnamen perdana yang berlangsung di Indonesia dan Hong Kong, China, dari 24 September hingga 5 Oktober 2026. Indonesia tergabung di Grup A bersama Bangladesh, Malaysia, dan Singapura, dengan laga dimainkan di Stadion Utama Gelora Bung Karno dan Stadion Si Jalak Harupat.
Luke Vickery menjadi satu-satunya pemain dari kelima nama tersebut yang berkarier di luar negeri, kini membela Macarthur FC di A-League Australia, setelah menyelesaikan proses naturalisasi—potensi menjadi debut internasionalnya di turnamen ini. Teja Paku Alam, kiper Persib Bandung yang tampil impresif di AFC Champions League Two, masuk sebagai pilihan utama di posisi penjaga gawang. Dion Markx, bek 21 tahun dari Persita Tangerang, baru saja dipinjamkan dari Persib dan langsung menjadi starter di laga pembuka Super League 2026/27 melawan PSIM Yogyakarta.
Arlyansyah Abdulmanan, penyerang muda Persija Jakarta, telah mencatat dua penampilan di liga utama dan bahkan menjadi starter dalam laga El Clasico melawan Persib di Gelora Bung Karno. Sementara itu, Arjuna Agung menjadi sorotan utama sebagai satu-satunya pemain dari kasta kedua—memperkuat Persiku Kudus di Pegadaian Championship 2026/27—yang berhasil masuk skuad nasional setelah tampil sebagai starter melawan Adhyaksa FC Bekasi pada 12 September 2026.
Di sisi lain, kapten tim, Jay Idzes, dipastikan absen sepanjang turnamen akibat cedera paha. Ia mengaku kecewa dan menyebut keputusan ini “sungguh menyakitkan” sebagai bentuk kehilangan kesempatan membela tim di ajang sejarah ini. Dengan komposisi 6 penjaga gawang, 18 bek, 17 gelandang, dan 14 penyerang, skuad Garuda kali ini menunjukkan keragaman level kompetisi, dari pemain luar negeri hingga bintang kasta kedua, sekaligus menjadi sinyal kuat perubahan strategi dalam pembinaan tim nasional.















