Home Berita Internasional Korea Utara Luncurkan Rudal Balistik Jelang Latihan Militer AS-Korsel

Korea Utara Luncurkan Rudal Balistik Jelang Latihan Militer AS-Korsel

Sumbawanews.com,- Rudal balistik diluncurkan Korea Utara dari pesisir timur, dekat Wonsan, pada Rabu, 12 Agustus 2026, pukul 06.00 waktu setempat, sebagai respons terhadap latihan militer gabungan AS dan Korea Selatan yang akan dimulai pada 17 Agustus. Rudal itu terbang lebih dari 700 kilometer sebelum jatuh di perairan antara Semenanjung Korea dan Jepang, di luar zona ekonomi eksklusif Jepang. Peluncuran ini menjadi yang kedua dalam kurun seminggu, dan telah dideteksi oleh Korea Selatan serta Jepang. Kementerian Pertahanan Jepang menyatakan tindakan itu sebagai ancaman serius terhadap keselamatan rakyatnya, sementara Dewan Keamanan Nasional Korea Selatan mengecamnya sebagai provokasi dan mendesak Pyongyang menghentikan uji coba senjata.

Peluncuran ini memperpanjang rangkaian uji coba rudal yang telah berlangsung sejak akhir Juni, dan terjadi dalam konteks ketegangan berkelanjutan setelah diplomasi tingkat tinggi antara Kim Jong Un dan Presiden AS Donald Trump gagal mencapai kesepakatan pada 2019. Pyongyang secara konsisten menolak kembali ke meja perundingan, sambil terus memperkuat persenjataan nuklir dan rudalnya, meski melanggar sejumlah resolusi Dewan Keamanan PBB. Menteri Pertahanan Jepang Shinjiro Koizumi menyampaikan protes keras melalui kedutaan besar di Beijing, sementara militer Korea Selatan tetap dalam status siaga penuh, berkoordinasi erat dengan AS.

Latihan militer berskala besar yang akan dimulai 17 Agustus, dikenal sebagai Ulchi Freedom Shield, telah lama menjadi pemicu respons militer dari Korea Utara. Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un sebelumnya menuduh latihan itu sebagai persiapan invasi, dan menyatakan bahwa respons Pyongyang harus “proaktif dan luar biasa kuat.” Sementara itu, Pyongyang juga memperdalam hubungan strategis dengan Rusia dan China, termasuk menyuplai pasukan dan amunisi untuk mendukung Rusia dalam perang di Ukraina, serta mempererat ikatan diplomatik dengan Beijing setelah kunjungan Presiden Xi Jinping ke Pyongyang pada Juni lalu.

Previous articleJohn Herdman Dianggap Kalah dari Shin Tae Yong dan Riedl Usai Gagal ke Semifinal Piala AFF 2026
Next articleJawaban BPK NTB Dinilai Normatif, PDIP Desak Bongkar Pergeseran BTT Ratusan Miliar Cuma Modal Pergub