Sumbawanews.com,- Bek Timnas Indonesia, Kevin Diks, mengaku kecewa setelah Borussia Mönchengladbach dikalahkan 0-3 oleh RB Leipzig dalam laga pembuka Bundesliga 2026-2027 di Red Bull Arena, Leipzig, Sabtu 29 Agustus 2026 malam WIB. Diks yang tampil penuh 90 menit sebagai bek tengah bersama Ko Itakura, mencatatkan 73 umpan akurat dan enam aksi bertahan—terdiri dari dua tekel dan empat sapuan—dengan rating 6,0, namun tak mampu menyelamatkan timnya dari kekalahan telak.
Gladbach tampil kompak dan menguasai bola di babak pertama, sesuai rencana taktis yang dibangun selama pramusim. Namun, kegagalan memanfaatkan peluang menjadi titik kritis. RB Leipzig membuka keunggulan lewat Ridle Baku pada menit ke-25, sebelum memperlebar keunggulan melalui Antonio Nusa pada menit ke-39 dan Rocco Reitz pada menit ke-66. Diks menegaskan, meski pertandingan berjalan terbuka dan kedua tim memiliki peluang, Gladbach harus lebih tajam di depan gawang. “Yang kurang dari kami adalah ketajaman di depan gawang. Ketika peluang datang, kami harus lebih kejam dan memanfaatkannya lebih banyak,” ujarnya dikutip dari situs resmi klub.
Pelatih Gladbach, Eugen Polanski, sejalan dengan analisis Diks. Ia mengakui Leipzig pantas menang, tetapi menyoroti penurunan performa timnya setelah turun minum. “Babak kedua benar-benar berbeda. Selama 25 menit pertama, kami benar-benar tidak ada di sana. Kami kehilangan energi dan kewalahan, baik saat menguasai bola maupun tidak,” kata Polanski. Ia juga menekankan masalah serupa: ketajaman di sepertiga akhir lapangan yang masih perlu diperbaiki agar serangan tidak mandek sebelum sampai ke kotak penalti.
Kekalahan ini menjadi awal yang suram bagi Gladbach di musim baru, sementara RB Leipzig tetap sempurna dengan tiga poin penuh dari laga perdana. Diks dan rekan-rekannya kini dihadapkan pada tantangan besar untuk memperbaiki konsistensi dan efisiensi serangan sebelum laga berikutnya.















