Home Berita Olah Raga Kebangkitan Darah Ronaldo: Dinis Pereira Cetak Brace di Debut, Gol Salto Memukau

Kebangkitan Darah Ronaldo: Dinis Pereira Cetak Brace di Debut, Gol Salto Memukau

Sumbawanews.com,- Pemain muda 16 tahun Dinis Pereira, keponakan Cristiano Ronaldo, mencetak brace pada debut resminya bersama Vitoria SC U-17 dalam kemenangan 4-1 atas Leixoes pada Senin, 17 Agustus 2026, di Guimarães. Salah satu golnya dibuat dengan tendangan salto spektakuler, mengingatkan publik pada gaya mencetak gol ikonik pamannya. Pereira, putra dari Katia Aveiro—saudara perempuan Ronaldo—bergabung dengan Vitoria SC pada Juni 2026 setelah sebelumnya membela Barreirense di level U-15, di mana ia menjadi top skor ketiga liga dengan 12 gol dari 24 pertandingan. Ibu kandungnya, Katia Aveiro, menyaksikan langsung debut putranya dari tribun dan membagikan pesan penuh cinta di media sosial: “Langit adalah batas, anakku. Tuhan selalu memberkati kamu. Aku mencintaimu kesayanganku.”

Pereira tampil sebagai striker dalam laga tersebut dan langsung menunjukkan kematangan teknis yang jarang ditemukan pada usia sebelas tahun. Gol pertamanya membuka keunggulan Vitoria SC, sementara gol kedua—yang diakhiri dengan tendangan salto—menjadi momen paling menggemparkan, menyerupai gaya klasik Ronaldo di masa kejayaannya. Kemenangan 4-1 ini bukan hanya kemenangan tim, tapi juga simbol kebangkitan bakat baru dalam keluarga sepakbola legendaris Portugal.

Sebelum bergabung dengan Vitoria SC, Pereira menunjukkan potensi luar biasa di Barreirense, tim divisi dua Portugal, dengan catatan 12 gol dalam satu musim di kategori Cadete B. Kini, dengan debut yang memukau dan dukungan penuh dari keluarga, nama Dinis Pereira mulai menjadi sorotan di kancah sepakbola muda Eropa. Katia Aveiro, yang juga menjadi saksi langsung sejarah ini, tak hanya menjadi ibu bangga—tapi juga simbol keteguhan keluarga yang terus mewariskan semangat juang di atas lapangan.

Previous articleTimnas Putri Voli Digerakkan Semangat Kemerdekaan Jelang AVC Continental 2026
Next articleRodri Pilih Barca, Mourinho: Dia Ragu, Madrid Tak Bisa Terima Itu