Sumbawanews.com,- Kader Partai Amanat Nasional (PAN) mengumpulkan dana sebesar Rp 8 miliar dari potongan gaji mereka untuk membantu korban bencana alam di sejumlah daerah, terutama yang terdampak letusan Gunung Merapi dan kebakaran hutan serta lahan. Dana tersebut disampaikan oleh Ketua Umum PAN sekaligus Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan dalam perayaan HUT ke-28 PAN di Gedung Jakarta International Convention Center, Jakarta, pada Jumat, 18 September 2026. Zulhas menyatakan apresiasi kepada seluruh kader, termasuk anggota DPR dari tingkat pusat hingga daerah, yang secara sukarela menyisihkan sebagian penghasilan mereka untuk kepentingan kemanusiaan. Ia menekankan bahwa aksi ini bukan sekadar upaya politik, melainkan wujud komitmen nyata terhadap nilai-nilai kebersamaan dan keberpihakan pada rakyat yang tertindas.
Zulhas menambahkan, upaya ini sejalan dengan visi pemerintah dalam mewujudkan kedaulatan bangsa berdasarkan Pasal 33 dan 34 UUD 1945, khususnya dalam menjamin kesejahteraan petani dan nelayan. Ia mengungkapkan bahwa nelayan Indonesia masih berada di desil 1 hingga 4, dengan nilai tukar hanya 103—artinya dari setiap Rp100 hasil penjualan ikan, mereka hanya memperoleh Rp3 keuntungan bersih. Sementara itu, petani padi memiliki nilai tukar 129, yang masih jauh dari layak. Menurutnya, eksploitasi sumber daya kelautan oleh nelayan asing selama hampir dua abad telah memperdalam kemiskinan nelayan lokal, sehingga keberpihakan pemerintah melalui program kampung nelayan menjadi langkah krusial yang didukung penuh oleh PAN.
Zulhas menegaskan, partainya akan terus berada di barisan pemerintah dalam memperjuangkan keadilan sosial bagi kelompok marjinal, terutama yang hidup dari hasil alam namun belum menikmati kemakmuran yang seharusnya menjadi hak mereka.















