Sumbawanews.com,- I Kadek Dwi Purwana Yasa memecahkan rekor dunia sekaligus merebut medali emas di nomor lempar cakram F57 putra pada Asian Para Games 2026 di Aichi-Nagoya, Selasa (20/10). Dengan lemparan sejauh 49,75 meter, atlet asal Mengwi, Bali, itu menjadi manusia pertama yang mencapai jarak tersebut, sekaligus menggeser rekor sebelumnya yang juga ia pegang, yaitu 48,68 meter. Prestasi ini diraihnya di tengah duka mendalam, setelah ayahnya meninggal dunia beberapa hari sebelum keberangkatan ke Jepang. “Medali ini saya persembahkan untuk ibu dan bapak saya,” ujar Kadek dalam keterangan tertulis NPC Indonesia.
Kadek mengaku tidak merasa terbebani oleh statusnya sebagai pemegang rekor dunia. Ia justru tampil lepas dan termotivasi untuk mencapai hasil lebih baik. “Saya tidak punya beban soal rekor dunia. Jadi tampil lepas saja,” katanya. Di luar prestasinya, kegigihan Kadek menjadi simbol ketabahan dan dedikasi yang mengharukan.
Tak hanya Kadek, atlet Indonesia lain, Muhammad Fadli Imammuddin, juga mencatatkan sejarah dengan memecahkan rekor Asia di cabang para cycling nomor individual pursuit C4 putra. Ia menyelesaikan balapan dalam waktu 4 menit 50,169 detik. “Kemenangan ini saya persembahkan untuk Indonesia, buat tim yang sudah kerja keras. Buat keluarga yang tidak henti-hentinya mendoakan saya,” ujar Fadli.
Hingga laporan ini disusun, Indonesia telah mengumpulkan empat medali emas, tiga perak, dan 15 perunggu, menempati posisi kedelapan di klasemen sementara Asian Para Games 2026.















