Home Berita Olah Raga Jordi Amat Jadi Titik Lemah, Timnas Indonesia Kalah 0-3 dari Vietnam

Jordi Amat Jadi Titik Lemah, Timnas Indonesia Kalah 0-3 dari Vietnam

Sumbawanews.com,- Timnas Indonesia tumbang 0-3 dari Vietnam di Stadion Pakansari, Bogor, pada lanjutan Grup A Piala AFF 2026, Senin malam. Tiga gol Vietnam dicetak oleh Nguyen Van Vi, Nguyen Hai Long, dan Nguyen Xuan Son, memperberat misi Skuad Garuda untuk lolos ke semifinal. Pengamat sepak bola Bung Harpa menilai lini belakang Indonesia, khususnya Jordi Amat, menjadi sasaran utama serangan balik Vietnam yang terencana dan eksploitatif.

Menurut Bung Harpa, Vietnam tidak hanya unggul dalam eksekusi, tetapi juga mampu membaca kelemahan taktis yang dibiarkan pelatih John Herdman. Ia menyoroti kecepatan Jordi Amat yang tidak mampu mengimbangi serangan balik cepat Vietnam, terutama ketika Timnas Indonesia menerapkan high defensive line. “Setiap mereka melancarkan serangan balik, striker yang menjadi tumpuan mereka langsung mendekat ke Jordi Amat,” ujar Bung Harpa. Ia menekankan, masalah ini bukan semata kesalahan individu, tapi akibat kegagalan strategis dalam penyusunan formasi dan transisi pertahanan yang tidak disesuaikan sepanjang laga.

Bung Harpa juga menyoroti ketidakmampuan Herdman mengubah pola permainan meski masalah di belakang sudah jelas terlihat sejak babak pertama. Sementara itu, pelatih Vietnam Kim Sang-sik dinilai sangat teliti dalam mempelajari kelemahan Indonesia, termasuk dari laga sebelumnya melawan Mozambik, sehingga mampu menyusun serangan yang presisi dan disiplin.

Kekalahan ini membuat Indonesia hanya mengumpulkan enam poin dari tiga laga — menang atas Kamboja (5-1) dan Timor Leste (3-0), tapi kalah dari Vietnam. Pertandingan terakhir Grup A melawan Singapura di Stadion Jalan Besar, Kallang, Jumat, 7 Agustus 2026, pukul 20.00 WIB, kini menjadi laga hidup-mati. Bung Harpa memperingatkan agar Timnas Indonesia tidak meremehkan Singapura yang akan bermain di depan pendukung sendiri. Ia menekankan, evaluasi besar-besaran terhadap koordinasi pertahanan dan keputusan taktis wajib dilakukan sebelum laga penentu itu tiba.

Previous articleVeda Ega Pratama Bangkit ke Posisi Enam di FP1 Moto3 Inggris 2026
Next articleSingapura Siap Redam Dominasi Mitchell Baker di Laga Hidup-Mati