Sumbawanews.com,- Pelatih Timnas Indonesia John Herdman mengungkapkan kekhawatirannya terhadap peningkatan kekuatan tim Kamboja dan Vietnam yang diperkuat sejumlah pemain naturalisasi menjelang Piala AFF 2026. Kedua tim, yang berada satu grup dengan Indonesia, kini memiliki lini depan dan tengah yang semakin berbahaya berkat kehadiran pemain asing yang telah memperoleh kewarganegaraan lokal.
Di Vietnam, setidaknya empat pemain naturalisasi asal Brasil—Patrick Le Giang, Hendrio, Rafaelson, dan Geovane Magno—telah masuk ke dalam skuad utama, sementara Kamboja baru-baru ini menambahkan Iago Bento, pemain asal Brasil, ke dalam daftar naturalisasi mereka. Herdman menegaskan bahwa jumlah pemain naturalisasi di kedua tim menjadi tantangan serius bagi Indonesia dalam upaya meraih gelar. Ia menyebut fenomena ini sebagai “sangat menarik sekaligus ujian” bagi tim Garuda.
Sementara itu, Indonesia sendiri juga tengah mempersiapkan diri dengan memanggil sejumlah pemain diaspora yang telah menjadi WNI, seperti Ragnar Oratmangoen, Ivar Jenner, dan Jordi Amat. Tim saat ini sedang menjalani pemusatan latihan di Bali, dengan pengumuman skuad final rencananya akan diumumkan di Jakarta setelah dua hari latihan lagi.
Grup yang sama juga dihuni Timor Leste, yang diperkuat beberapa pemain dengan darah Portugal, menjadikan persaingan di grup semakin ketat. Herdman menekankan bahwa persaingan di Piala AFF 2026 tidak lagi hanya soal kekuatan tradisional, tetapi juga soal strategi integrasi pemain asing yang mampu mengubah dinamika pertandingan.















