Home Berita Olah Raga Jakmania Boikot Laga Persija, Protes Kenaikan Harga Tiket

Jakmania Boikot Laga Persija, Protes Kenaikan Harga Tiket

Sumbawanews.com,- Sabtu, 29 Agustus 2026, ribuan suporter Persija Jakarta memilih memboikot laga uji coba melawan Brisbane Roar di Jakarta International Stadium (JIS), sebagai bentuk protes terhadap kenaikan harga tiket yang dinilai memberatkan. Aksi ini dilakukan oleh kelompok The Jakmania setelah tidak tercapai kesepakatan dengan manajemen klub terkait harga tiket yang ditetapkan sebesar Rp150.000 untuk tribun bawah dan Rp130.000 untuk tribun atas, belum termasuk pajak. Meski laga tetap berlangsung sebagai peluncuran tim dan jersey baru bersama Adidas, kehadiran penonton jauh dari penuh, mengingat sebagian besar pendukung setia memilih untuk tidak hadir.

Meski demikian, sejumlah warga Jakarta tetap hadir, termasuk Dedi, warga Jakarta Pusat yang mengaku antusias menyaksikan launching tim dan jersey baru Persija. Ia mengaku tidak memiliki kartu tanda anggota (KTA) The Jakmania, sehingga tidak bisa mengakses tiket melalui korwil. “Saya memang sudah rencanakan datang karena ingin lihat langsung jersey baru dan kerja sama dengan Adidas,” ujarnya. Namun, ia menyesalkan kenaikan harga tiket yang dinilai tidak sejalan dengan kondisi ekonomi masyarakat saat ini. “Persija bukan hanya milik kalangan atas. Jika harga terus naik, banyak fans biasa yang akan terpinggirkan.”

Dedi mendukung sistem penjualan tiket secara online terbuka, karena menurutnya itu memberi akses lebih adil bagi semua penggemar, terutama yang tidak tergabung dalam jaringan korwil. “Dulu saya beli tiket mahal karena tidak punya akses ke korwil. Sekarang kalau bisa dibeli online, itu lebih adil dan mudah diakses semua orang,” katanya. Ia juga berharap kehadiran pelatih Shin Tae-yong bisa menarik lebih banyak fans baru, tanpa harus membuat harga tiket menjadi penghalang.

Laga yang seharusnya menjadi ujian perdana Shin Tae-yong di bench Persija itu berlangsung tanpa sorak-sorai khas The Jakmania. Manajemen Persija belum memberikan respons resmi terhadap aksi boikot tersebut, sementara The Jakmania tetap menegaskan bahwa protes mereka bukan tentang pertandingan, tapi tentang aksesibilitas dan keberlanjutan dukungan dari akar rumput.

Previous articlePersija Jakarta Uji Coba Lawan Brisbane Roar di JIS, Shin Tae-yong Perkenalkan Skuad Baru
Next articleBorneo FC Tuan Rumah AFC Challenge League, Mauro Jeronimo: Jangan Anggap Enteng Kandang