Sumbawanews.com,- Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan bahwa penanganan sampah di Ibu Kota tidak mungkin berhasil tanpa kolaborasi menyeluruh dari seluruh pemangku kepentingan. Setiap hari, Jakarta menghasilkan sekitar 9.000 ton sampah, atau setara 3,17 juta ton per tahun, sebuah volume yang mustahil ditangani hanya dengan sistem lama yang mengandalkan pengumpulan dan pembuangan langsung ke TPST Bantargebang. Kini, kebijakan baru mewajibkan pemilahan sampah sebelum dibuang, mengubah pola dari “angkut-buang” menjadi “pilah-angkut-olah”. Pramono menyebut upaya pemilahan yang digaungkan sejak 10 Mei 2026 mulai membuahkan hasil, dengan persentase rumah tangga yang memilah sampah naik dari 5,31 persen menjadi 23,14 persen.
Home Berita Nasional Jakarta Hasilkan 9.000 Ton Sampah Harian, Pramono Ajak Kolaborasi Seluruh Pihak















