Home Berita Internasional Iran Bantah Dugaan Rencana Bunuh Putra Trump, Sebut Strategi Politik Netanyahu

Iran Bantah Dugaan Rencana Bunuh Putra Trump, Sebut Strategi Politik Netanyahu

Sumbawanews.com,- Pemerintah Iran menolak tegas laporan yang mengklaim adanya rencana pembunuhan terhadap Barron Trump, putra bungsu Presiden Amerika Serikat Donald Trump. Pernyataan ini disampaikan Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran, Mohsen Rezaei, yang menyebut tuduhan tersebut sebagai propaganda buatan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu. Rezaei menilai klaim itu sengaja dirancang untuk menakut-nakuti dan memanipulasi opini Presiden AS.

Penolakan ini muncul setelah stasiun televisi pemerintah Iran, Iran Channel 3, menayangkan video berbasis kecerdasan buatan yang memperlihatkan detail lokasi dan pergerakan Barron Trump di New York. Video tersebut luas ditafsirkan sebagai ancaman terselubung, meski tidak secara eksplisit menyebut niat kekerasan. Iran menegaskan bahwa tujuan penerbitan video itu bukan untuk mengancam, melainkan sebagai respons terhadap kampanye informasi yang dikatakan memperburuk ketegangan antara Teheran dan Washington.

Ketegangan antara Iran dan AS memang masih tinggi sejak serangan berskala besar yang dilancarkan AS dan Israel terhadap target Iran pada 28 Februari 2026. Iran kemudian membalas dengan serangan terhadap aset militer AS di sejumlah negara Arab sekutu Washington. Meski sempat menandatangani memorandum kesepahaman 14 poin pada 18 Juni di Islamabad melalui mediasi Pakistan dan Qatar, pelaksanaan kesepakatan itu terhambat oleh saling tuduh ketidakpatuhan. AS kembali melancarkan serangan militer pada Juli, yang memicu balasan lebih lanjut dari Iran.

Previous articleKiai Said Aqil dan Gus Kikin Salat Hajat Bersama Jelang Muktamar NU
Next articleMarc Marquez Menang Sprint Race Aragon, Loncat ke Posisi Tiga Klasemen MotoGP 2026