Sumbawanews.com,- PBSI resmi menarik sembilan atlet dari ajang China Masters 2026 dalam gelombang kedua penarikan, menyisakan hanya empat wakil Indonesia yang tetap bertanding di turnamen level 750 BWF tersebut. Penarikan ini mencakup Alwi Farhan, Putri Kusuma Wardani, serta tiga pasangan ganda—Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri, yang bergabung dengan 12 atlet sebelumnya ditarik pada awal Agustus 2026. Dari gelombang pertama, empat pasangan ganda putri yaitu Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias, Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum, Amallia Cahaya/Siti Fadia, dan Isyana Syahira Meida/Rinjani Kwinnara, serta dua pasangan ganda campuran—Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah dan Marwan Faza/Aisyah Salsabila Putri—juga tidak ikut bertanding.
Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi Pelatnas PBSI, Eng Hian, menjelaskan bahwa keputusan ini diambil untuk mengatur ulang beban latihan dan pemulihan para atlet menjelang Asian Games 2026. “Penarikan beberapa pemain dari China Masters ini karena jaraknya cukup berdekatan dengan Asian Games. Mereka masuk dalam long list Asian Games, sehingga kami perlu mengatur program masing-masing agar persiapannya bisa lebih optimal, termasuk waktu untuk recovery,” ujar Eng Hian dalam rilis resmi PBSI pada Senin, 31 Agustus 2026.
Meski sebagian besar wakil ditarik, empat atlet tetap diturunkan demi menjaga ritme bertanding dan memperkuat poin peringkat dunia BWF. Mereka adalah Jonatan Christie di sektor tunggal putra, serta tiga pasangan ganda putra: Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani, Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin, dan Ali Faathir Rayhan/Devi Artha Wahyudi. Eng Hian menegaskan, keputusan menurunkan mereka didasarkan pada kebutuhan strategis dalam mempertahankan dan meningkatkan posisi ranking global jelang ajang multi-event terbesar di Asia.















